Berita Probolinggo

Sempat Nebeng Truk, Belasan Pemuda Ini Malah Disewakan Naik Angkutan Umum oleh Polisi di Probolinggo

Personel Satlantas Polresta Probolinggo melakukan penindakan pengguna jalan yang melanggar aturan lalu lintas dengan pola hunting system, Sabtu (26/2)

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/DANENDRA KUSUMA
Belasan pemuda yang nebeng truk trailer mendapatkan tumpangan angkutan umum gratis Sabtu (26/2). 

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Personel Satlantas Polresta Probolinggo melakukan penindakan pengguna jalan yang melanggar aturan lalu lintas dengan pola hunting system, Sabtu (26/2/2022).

Saat melaksanakan giat itu, polisi menemukan sekumpulan anak muda sedang nebeng truk trailer.

Belasan anak muda itu duduk pada karoseri truk. Kebetulun truk tidak mengangkut muatan kontainer dan melintas di traffic light Ketapang, Kecamatan Kademangan, Kota Probolinggo.

Kasat Lantas Polresta Probolinggo, AKP Roni Faslah yang memimpin giat rutin ini pun langsung menghentikan laju truk tersebut.

"Yang dilakukan para pemuda itu sembrono dan melanggar aturan lalu lintas. Bukan hanya itu, duduk di atas karoseri truk bisa membahayakan keselamatan mereka," katanya.

Baca juga: Dianggap Dapat Picu Kecelakaan, Puluhan Truk ODOL yang Lintasi Jalan Kota Probolinggo Ditindak

Roni melanjutkan, pihaknya memberikan sosialiasi sekaligus teguran agar tak mengangkut penumpang di atas karoseri kepada pengemudi truk.

"Begitu pula dengan sekumpulan anak muda, kami berikan pemahaman tentang bahaya nebeng truk trailer. Kami minta mereka agar tak mengulangi perbuatannya," papar Roni.

Namun ternyata ada cerita di balik kenekatan para pemuda nebeng truk trailer. Mereka ingin menghadiri acara selawatan di Probolinggo.

Karena uang saku pas-pasan, mereka akhirnya berangkat dari Pasuruan numpang truk trailer. Mereka duduk di belakang karoseri tanpa muatan.

Baca juga: Mesin Tertancap ke Tanah, Evakuasi Bus Harapan Jaya Makan Waktu 12 Jam usai Ditabrak KA Rapih Dhoho

"Kami lantas mengecek kebenarannya. Lalu, seorang pemuda menunjukkan undangan acara selawatan yang ada di ponselnya," ucapnya.

Setelahnya, Roni tergerak untuk membantu para pemuda itu.

Belasan pemuda diberikan fasilitas tumpangan angkutan umum gratis hingga ke lokasi acara selawatan. Polisi juga membagikan masker kepada mereka. Sebab, rata-rata mereka tak mengenakan masker.

"Kami menyewa angkutan umum untuk mengantarkan mereka ke lokasi acara selawatan," tandasnya. 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved