Berita Kota Batu

Pemecahan Wilayah, Akan Ada Dua Kelurahan Baru di Kota Batu pada Tahun 2023

Pemecahan wilayah, akan ada dua kelurahan baru di Kota Batu pada tahun 2023. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan publik di Kota Batu.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Benni Indo
Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko saat berada di Kelurahan Dadaprejo seusai mengikuti Musrenbang Kecamatan Junrejo, Senin (28/2/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Dua kelurahan baru di Kota Batu direncanakan terbentuk pada tahun 2023. Dua kelurahan baru itu merupakan pecahan dari Kelurahan Sisir dan Temas.

Wali Kota Batu, Dewanti Rumpoko menjelaskan, dipecahnya dua kelurahan itu karena jumlah penduduk terlalu padat. Luas wilayah di dua kelurahan itu juga cukup luas. Pemecahan dipilih agar pelayanan publik bisa optimal.

"Pelayanan publik di Kota Batu harus terus ditingkatkan, salah satunya dengan melakukan pemecahan wilayah. Untuk pemecahan wilayah mungkin belum bisa terealisasi tahun ini, dimungkinkan baru bisa terealisasi tahun depan," ujar Dewanti Rumpoko, Senin (28/2/2022).

Dewanti Rumpoko menjelaskan, progres pembentukan dua kelurahan baru itu sudah selesai dalam tahap kajian. Selanjutnya akan dilakukan sosialisasi kepada masyarakat, lalu menyiapkan segala fasilitas penunjangnya, seperti gedung perkantoran.  

Camat Batu, Yopi Supriadi memaparkan, secara administrasi pemecahan wilayah Kelurahan Sisir dan Temas sudah memenuhi syarat. Menyusul padatnya jumlah penduduk dan luas wilayah sangat layak untuk dilakukan pemekaran. 

Utuk pemenuhan fasilitas penunjang dua kelurahan baru, Yopi mengatakan, sudah ada aset Pemkot Batu yang bisa dimanfaatkan.

"Alhamdulillah sudah ada cadangan aset tanah, termasuk bangunan yang bisa dijadikan sebagai kantor kelurahan. Untuk lokasinya, nanti setelah Perda pemecahan wilayah selesai, akan kami sampaikan," ujar dia. 

Selain pemecahan dua kelurahan tersebut, Yopi juga mengusulkan dilakukan pemecahan wilayah Kecamatan Batu. Pemecahan wilayah itu sejalan dengan dapil pemilihan umum (pemilu). 

"Pada pemilu beberapa tahun lalu di Kecamatan Batu sudah ada dua dapil, yakni dapil Batu 1 dan 2. Dengan adanya pemekaran wilayah, diharapkan saat Pemilu 2024 mendatang, masyarakat lebih mudah menentukan pilihannya dan jalannya pemilu bisa lebih lancar," jelas dia. 

Dalam Musrenbang tahun 2022, Kecamatan Batu mengusulkan tiga pembangunan. Sedangkan untuk desa kelurahan di Kecamatan Batu mengusulkan sekitar 400 pembangunan. Tiga usulan yang disampaikan adalah pembangunan pedestrian, pembangunan pendopo kecamatan, dan rehabilitasi rumah dinas.

"Kami ingin melakukan rehabilitasi rumah dinas, karena dari era Kabupaten Malang dulu hingga saat ini belum pernah direhabilitasi sama sekali," tandasnya.

Seperti diketahui, pemekaran kecamatan telah ada aturannya di dalam UU Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah pada pasal 35 ayat (4) huruf (c). Dalam hal pelayanan publik, pemekaran kecamatan bertujuan untuk lebih mendekatkan layanan, guna peningkatan kualitas pelayanan publik agar lebih cepat, murah, mudah, tepat, efektif, efisien dan berkualitas.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved