Berita Kota Batu

Vaksinasi Booster Sasar Pedagang Kaki Lima di Kawasan Alun-alun Batu

Para pedagang kaki lima kawasan Alun-alun Batu mulai menerima vaksin dosis ketiga, Senin (28/2/2022). Pedagang yang tergabung dalam paguyuban Pedagang

Penulis: Benni Indo | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Pedagang kaki lima kawasan Alun-alun Batu menerima vaksin dosis ketiga, Senin (28/2/2022). Pedagang yang tergabung dalam paguyuban Pedagang Niaga Sipil (PNS) tersebut menerima vaksin dosis ketiga untuk 90 persen anggotanya. 

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Para pedagang kaki lima kawasan Alun-alun Batu mulai menerima vaksin dosis ketiga, Senin (28/2/2022).

Pedagang yang tergabung dalam paguyuban Pedagang Niaga Sipil (PNS) tersebut menerima vaksin dosis ketiga untuk 90 persen anggotanya. 

Ketua PNS, Puspita Herdysari menjelaskan, ada 200 kuota yang disediakan untuk para pedagang, karyawan dan keluarganya.

Vaksinasi untuk para pedagang di sekitar Alun-alun ini juga sebagai bentuk meyakinkan kepada pengunjung bahwa para pedagang telah divaksin. 

"Kami juga mengikuti petunjuk dari pemerintah agar segera mendapatkan vaksin," ujar Puspita, Senin (28/2/2022).

Jumlah anggota PNS ada 150 orang, namun karena yang ikut vaksinasi juga ada dari anggota keluarga dan karyawan sehingga kuotanya sampai 200.

Baca juga: Vaksinasi Booster Bagi Masyarakat Umum di Kota Malang Dimulai Awal Maret 2022

"Kami mengikuti anjuran pemerintah agar bisa 100 persen. Vaksin kedua kemarin sudah 100 persen. Kami berupaya pedagang di sini bisa 100 persen. Ini bentuk ketaatan kami menjaga prokes dan dukungan untuk mencegah penularan Covid-19," ujarnya.

Untuk menekan peningkatan kasus, Pemkot Batu terus menggencarkan vaksinasi. Saat ini, Pemerintah Kota Batu telah menyelesaikan program vaksin dosis ketiga atau booster untuk para ASN dan lansia.  Selanjutnya, vaksin dosis ketiga menyasar masyarakat.

Koordinator Pencegahan, Pengendalian Penyakit, dan Penanganan Bencana, Dinas Kesehatan Kota Batu, dr Susana Indahwati mengatakan vaksinasi dosis ketiga untuk masyarakat mulai dilakukan secara masif saat ini di Kota Batu. 

Susana mengatakan, keterbatasan kuota vaksin juga menjadi perhitungan tersendiri. Sementara permintaan masyarakat untuk mendapatkan vaksin dosis ketiga cukup tinggi seiring peningkatan kasus penularan Covid-19 varian Omicron.

Baca juga: Wacana Vaksin Booster Dosis Keempat Disampaikan Wamenkes, Intip Pelaksanaannya di Negara Lain

“Setelah instansi pemerintah dan vertikal terlayani baru kami masuk ke masyarakat umum. Bisa jadi kami akan lakukan vaksinasi kepada masyarakat secara bersamaan. Di Puskesmas gerakan bersama untuk masyarakat. Sementara untuk tim dari Dinkes untuk melayani dinas dan instansi vertikal,” ujar Susan.

Susana menyadari kebutuhan vaksin memang diperlukan, namun ia juga realistis karena jatah vaksin dialokasikan dari Pemerintah Pusat. Ia menyebut, kebutuhan akan vaksin untuk dosis ketiga tidak terjadi di Kota Batu saja, namun juga kota-kota lainnya.

“Kebutuhan vaksin dosis ketiga jelas sama dengan jumlah vaksin di Kota Batu. Bagi masyarakat yang sudah vaksin dosis kedua, mereka adalah sasaran vaksin dosis ketiga,” ujarnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved