Virus Corona

Efek Samping Sinopharm Sebagai Vaksin Booster, Diresmikan Jadi Regimen Vaksin Booster di Indonesia

Pemerintah telah resmi menambahkan regimen vaksin booster Covid-19. Berikut izin penggunaan dan efek sampingnya.

Editor: Hefty Suud
Shutterstock By Studio Peace
Ilustrasi - Efek samping vaksin booster Covid-19, Sinopharm. 

TRIBUNJATIM.COM - Vaksin Sinopharm kini menjadi regimen vaksin booster.

Diketahui, Pemerintah telah resmi menambahkan regimen vaksin booster Covid-19, yakni vaksin Sinopharm.

Dengan demikian, ada enam jenis regimen vaksin booster yang digunakan di Indonesia.

Penambahan regimen vaksin booster Covid-19 ini tertuang dalam Surat Kementerian Kesehatan (Kemenkes) nomor SR.02.06/II/1188/2022.

Adapun keenam regimen tersebut yakni:

  1. Sinovac,
  2. AstraZeneca,
  3. Pfizer,
  4. Moderna,
  5. Janssen (J&J), dan
  6. Sinopharm.

Berikut penjelasan tentang izin penggunaan dan efek samping vaksin booster Sinopharm, melansir dari Kompas.com, Selasa (1/3/2022):

Baca juga: Beda Sakit Kepala Biasa dengan Akibat Infeksi Covid-19 Omicron, Cek 3 Hal Ini untuk Mengetahuinya

Vaksin booster berdasarkan ketersediaan daerah

Ilustrasi jenis vaksin booster. Satu di antaranya Zifivax.
Ilustrasi jenis vaksin booster -  Pemerintah telah resmi menambahkan regimen vaksin booster Covid-19, yakni vaksin Sinopharm. (SHUTTERSTOCK/myboys.me via KOMPAS.com)

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmidzi mengatakan, vaksin booster yang digunakan berdasarkan ketersediaan di setiap daerah.

"Vaksin yang digunakan untuk dosis booster ini disesuaikan dengan ketersediaan vaksin di masing-masing daerah dengan mengutamakan vaksin yang memiliki masa expired terdekat," ujarnya, dikutip dari laman sehatnegeriku.kemkes.go.id, Senin (28/2/2022).

"Di samping itu, vaksinasi dosis primer tetap harus dikejar agar dapat mencapai target," imbuh Nadia.

Pemberian dosis booster dilakukan melalui dua mekanisme antara lain homolog, yaitu pemberian dosis booster dengan menggunakan jenis vaksin yang sama dengan vaksin primer dosis lengkap yang telah didapat sebelumnya.

Sementara heterolog, yaitu pemberian dosis booster dengan menggunakan jenis vaksin yang berbeda dengan vaksin primer dosis lengkap yang telah didapat sebelumnya.

Baca juga: Interval Vaksin Booster Hanya 3 Bulan Sejak Dosis Kedua, Wali Kota Madiun Pastikan Stok Vaksin Aman

Baca juga: Rincian Dosis Vaksin Booster, Cek Syarat dan Ketentuan Penerima Sebelum Vaksinasi Dosis Ketiga

Regimen dosis booster yang dapat diberikan

1. Vaksin primer Sinovac

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved