Berita Jatim

Bagikan Sembako, Kader Tidar Jatim Implementasikan Politik untuk Kemanusiaan

Tunas Indonesia Raya atau Tidar adalah sayap milenial Partai Gerindra.  Bagi para anak muda ini, politik tak sekadar elektoral tapi juga untuk

Editor: Januar
Istimewa/TribunJatim.com
Aulia Giovanie Kadarsan memimpin aksi sosial Tidar Jatim bersama kader Tidar Sidoarjo dengan tema Berbagi dan Bersholawat di Balai Desa Kletek. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Tunas Indonesia Raya atau Tidar adalah sayap milenial Partai Gerindra

Bagi para anak muda ini, politik tak sekadar elektoral tapi juga untuk kemanusiaan. 

Karena sejatinya kemanusiaan di atas segalanya, termasuk kekuasaan.

Wakil Ketua Pengurus Daerah Tidar Jawa Timur bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK), Aulia Giovanie Kadarsan mengimplementasikan politik kemanusiaan secara nyata. 

Hal itu ia lakukan dengan berbagi sembako kepada masyarakat yang membutuhkan dalam kegiatan Berbagi dan Bersholawat.

Baca juga: Kunjungi Gresik, Puan Maharani Serahkan Sepeda Motor ke seluruh PAC PDIP se-Kabupaten Gresik

"PD Tidar Jatim melalui PC Tidar Sidoarjo membagian 100 sak beras kepada masyarakat di desa Kletek, Kecamatan Taman, Sidoarjo. Kegiatan ini bertujuan membantu warga setempat," tutur Aulia Giovanie, Rabu (2/3/2022).

Aulia mengatakan, kegiatan ini juga sebagai sarana menjalin silaturahmi kader Tidar dengan masyarakat dan perangkat desa setempat.

Pihaknya juga mengapresiasi usulan Bu Ulis selaku Sekretaris Desa yang meminta rekan - rekan Tidar Sidoarjo bisa berkolaborasi membangun bersama pemuda - pemudi desa setempat.

"Kami sangat apresiasi tawaran berkolaborasi dengan pemuda desa untuk membangun Desa Kletek, dan berkontribusi lewat kegiatan yang positif dan produktif," ujar calon Ketua PC Tidar Sidoarjo tersebut.

Terpisah, Sekretaris PD Tidar Jatim, Ahmad Maududi Maschan bangga dengan implementasi nyata politik kemanusiaan yang ditunjukkan kader Tidar di Sidoarjo. Menurutnya, kader Tidar wajib turun ke tengah masyarakat dan merasakan denyut nadi rakyat.

Putera tokoh NU, KH Ali Maschan Moesa ini mengingatkan, tujuan berpolitik adalah memberi manfaat bagi masyarakat. Baik itu lewat kebijakan politik, mau pun empati lewat aksi nyata kepada masyarakat.

"Bagi kami politik adalah alat untuk kemanusiaan. Karena itu, orang-orang baik harus berpolitik untuk bisa membantu rakyat," pungkas pria yang akrab disapa Gus Dodi itu. 

Kumpulan berita Surabaya terkini

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved