Berita Kota Madiun

Tak Mau Minyak Goreng Jadi Pemicu Inflasi, Wali Kota Madiun Maidi Gelar Bazar ke Perkampungan

Tidak ingin minyak goreng jadi pemicu terjadinya inflasi, Wali Kota Madiun Maidi gelar bazar langsung ke perkampungan warga.

Istimewa/TribunJatim.com
Wali Kota Madiun, Maidi menggelar operasi pasar minyak goreng di Lapak UMKM Kampir, Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Jumat (4/3/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Tidak ingin tingginya harga minyak goreng di pasaran menjadi pemicu terjadinya inflasi, Wali Kota Madiun, Maidi terus menggelar operasi pasar atau bazar minyak goreng murah langsung ke perkampungan dan perumahan.

Tak hanya itu, Maidi juga mengawasi langsung distribusi minyak goreng murah ke pedagang pasar.

"Kalau minyak ini harganya tinggi, bisa memicu inflasi. Maka kita berusaha menekan harga minyak goreng agar tidak menjadi inflasi," kata Maidi saat ditemui di sela-sela operasi pasar minyak goreng di Lapak UMKM Kampir, Kelurahan Kanigoro, Kecamatan Kartoharjo, Jumat (4/3/2022).

Orang nomor satu di Kota Madiun tersebut juga mengimbau masyarakat untuk tidak panic buying.

Pasalnya, stok minyak goreng Pemkot Madiun masih mencukupi dan operasi pasar akan terus dilakukan hingga harga minyak goreng di pasaran stabil. 

"Kami akan rolling setiap hari. 10 hari putar kembali. Sehingga, warga tidak sampai kehabisan stok," lanjutnya.

Dalam operasi pasar di Kelurahan Kanigoro, masyarakat bisa membeli minyak goreng dengan harga Rp 14 ribu per liter.

"Kami keliling ke kampung-kampung agar masyarakat lebih mudah mendapatkan minyak murah," ujar Maidi.

Selain menggelar operasi pasar, mantan Sekda Kota Madiun tersebut juga membagikan minyak goreng dan beras kepada puluhan pemilah sampah dan petugas kebersihan di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Winongo Kota Madiun.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved