Berita Surabaya

Curiga Pintu Rumah Terbuka, Warga Surabaya Pergoki Maling Beraksi, Ternyata Pernah Curi Kotak Amal

Warga Perumahan Gunungsari Indah memergoki seorang pemuda yang tengah melakukan aksi pencurian di sebuah rumah di komplek perumahan GSI Surabaya, Ming

Penulis: Firman Rachmanudin | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Pelaku pembobol rumah saat diamankan warga GSI Surabaya. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Warga Perumahan Gunungsari Indah memergoki seorang pemuda yang tengah melakukan aksi pencurian di sebuah rumah di komplek perumahan GSI Surabaya, Minggu (6/3/2022) malam.

Saat melakukan patroli, warga bersama  petugas keamanan perumahan ini mencurigai rumah salah satu warga yang ditinggal pemiliknya di Blok AB karena pintunya terbuka.

Saat didekati, warga melihat sosok orang yang melarikan diri, sehingga dilakukan pengejaran.

Menurut salah salah satu saksi yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan mengatakan, pelaku yang diketahui bernama Tutuk (25) warga Jl Kramat, Surabaya, melarikan diri ke arah belakang komplek dan mencoba menyeberang sungai.

"Pelaku dapat diamankan oleh kemananan setempat yang tergabung dalam forum keamanan terpadu (FKT) dan warga, bersama barang bukti linggis yang digunakan untuk mencongkel pintu," terang saksi.

Baca juga: Rumah Polisi di Tuban Dibobol Maling, Dua Sepeda Motor Raib Digondol, Aksi Pencurian Terekam CCTV

Selain membobol rumah warga, pelaku juga merupakan pelaku pencurian dua kotak amal di Masjid Abu Adenan Perum Gunungsari Indah pada Jum'at (4/3/2022) malam, yang sempat terekam CCTV setempat.

"Pada Jum'at siang, Bapak Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Akhmad Yusep Gunawan, berkunjung dan salat Jum'at bersama disana, malamnya kotak amal dicuri oleh pelaku dan temannya," tambah saksi.

Warga yang mengamankan pelaku mencoba menginterogasinya.

Benar saja, Tutuk mengakui telah mencuri isi kotak amal di masjid tersebut.

"Pelaku mengakui bahwa yang mencuri dua kotak amal di Masjid Abu Adenan dirinya dan satu temannya, lalu warga dan keamanan mencari kotak amal yang dibuang di sekitar tempat pelaku diamankan," paparnya lebih lanjut.

Baca juga: Ngebut, Remaja Pengendara Ninja Tewas Tabrak Dump Truk Muatan Pasir di Jalur Pamekasan-Sumenep

Guna meminimalisir terjadinya tindak kriminal di lingkungannya, sejak dibentuk Forum Keamanan Terpadu (FKT) yang diresmikan oleh Kapolwiltabes Ike Edwin Pada 24 Februari 2010 itu, di perum GSI terus dilakukan patroli bersama.

"Sejak diresmikannya FKT itu oleh Kapolwiltabes Bapak Ike Edwin, kami ini selalu melakukan patroli bersama, ya tujuannya jelas untuk menjaga kemanan lingkungan," pungkas saksi yang menyatakan kepala kemananan setempat adalah anggota Polisi aktif yang bertugas di Polrestabes Surabaya.

Untuk dilakukan proses hukum, warga setempat menyerahkan pelaku ke Polsek Karang Pilang, untuk dilakukan pengembangan penangkapan terhadap teman pelaku lainnya.

Baca juga: Maling Apes, Ditinggal Rekannya saat Disamperi Polisi, Mau Ikut Kabur Tapi Motor Curian Mogok

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved