Berita Kota Batu

Sempat Tak Mengalir Akibat Longsor, Air PDAM Kota Batu Kembali Normal

Saluran pipa air yang rusak akibat longsor sehingga berakibat macetnya aliran air ke rumah warga Kota Batu telah selesai diperbaiki.

Penulis: Benni Indo | Editor: Ndaru Wijayanto
PERUMDAM AMONG TIRTO
Petugas menyalurkan air kepada warga Kota Batu ketika pipa masih belum selesai diperbaiki. Per Sabtu (12/3/2022), air sudah mengalir normal ke rumah-rumah warga. 

TRIBUNJATIM.COM, BATU – Saluran pipa air yang rusak akibat longsor sehingga berakibat macetnya aliran air ke rumah warga Kota Batu telah selesai diperbaiki.

Air kembali mengalir normal sejak Jumat (11/3/2022) sore. Sabtu pagi, (12/3/2022), Perumdam Among Tirto sudah tidak mengoperasikan kembali tangki air ke rumah-rumah warga.

Ketua Tim Penanggulangan Bencana yang juga menjabat Kepala Bagian Hublang Perumdam Among Tirto, Ikhwan Hadi menerangkan, kerugian yang diterima akibat tidak mengalirnya air selama 24 jam tersebut jumlah air hilang sebanyak 7627,88 meter kubik.

Sedangkan harga air yang hilang senilai Rp 17.892.489,28. Selain kerugian air, Perumdam Among Tirto juga mengalami kerugian material meliputi pipa dan aksesoris yang nilainya kurang lebih Rp 20.685.000.

“Pelanggan yang berdampak air mati sebanyak 70% dari total jumlah pelanggan saat ini yakni 12.514 pelanggan. Pelanggan terdampak meliputi tiga wilayah cakupan pelayanan yakni Batu Kota, Desa Junrejo dan Mojorejo,” ujarnya Bedong, sapaan akrabnya.

Baca juga: Kota Batu Tidak Mau Buru-buru Gelar PTM, Masih Tunggu Rekomendasi

Pipa rusak akibat longsor setelah hujan dengan intensitas cukup lama terjadi pada Kamis (10/2/2022). Di situ ada pipa transmisi yakni pipa ukuran 12 inch, 10 inch dan 8 inch yang terputus.

Kondisinya yang berada di kawasan miring, perlu ada pondasi yang mengganjal keberadaan pipa. Hal itu tengah diupayakan oleh Perumdam Among Tirto kepada Pemkot Batu agar kebutuhan pondasi bisa dibangun.

“Pipa yang sudah diperbaiki, sifatnya menggantung. Perumdam among Tirto sudah koordinasi dengan Pemkot Batu untuk segera melakukan perbaikan. Pipa tetap berada di situ namun pondasi pengaman perlu diperkuat,” paparnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga mengantri untuk mendapatkan air bersih yang dipasok oleh Perumdam Among Tirto. Air tidak bisa mengalir karena pipa inti yang berada di Sumber Banyuning rusak. Salah satu pipa yang rusak juga ada yang mengalir ke Kota Malang.

Armada truk tangki dikerahkan untuk memenuhi kebutuhan air oleh warga. Truk tangki juga berasal dari Kota Malang karena jumlah armada di Perumdam Among Tirto tidak banyak.

Peristiwa ini terbilang cukup parah karena lebih dari 50 persen pelanggan air terdampak. Dampaknya lebih besar dibanding pasca banjir bandang di Kota Batu pada 4 November 2021 lalu.

Baca juga: Diguyur Hujan, Tebing Tujuh Meter Longsor Sempat Tutupi Akses Jalan Cangar-Pacet Kabupaten Mojokerto

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved