Berita Kota Batu

Meski Tertuang dalam RPJMD, Proyek Pelebaran Jalan Ir Soekarno Belum Temui Kepastian

Meski tertuang dalam RPJMD 2017-2022 dan Perpres, proyek pelebaran Jalan Ir Soekarno masih belum menemui kepastian.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Benni Indo
Kondisi Jalan Ir Soekarno Kota Batu, Sabtu (12/3/2022). Jalur ini kerap macet ketika libur panjang tiba. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Meski sudah tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2017-2022 dan Perpres nomor 80 tahun 2019, pelebaran Jalan Ir Soekarno di Kota Batu belum menemui titik kejelasan.

Pengerjaannya belum bisa dipastikan, karena proyek ini masuk kategori program yang ditinjau ulang.

Sekadar informasi, dalam Perpres nomor 80 tahun 2019 tentang pelebaran jalan Pendem-Batu, proyek di Jalan Ir Soekarno menggunakan anggaran APBN senilai Rp 75 miliar.

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso menjelaskan, melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Kota Batu, Pemkot Batu berkoordinasi dengan DPUPR provinsi mengenai kejelasan proyek tersebut. 

"Anggarannya ada di Pemprov Jatim, karena yang akan mengerjakan proyek tersebut adalah DPUPR Pemprov Jatim. Untuk mendapatkan kepastian ini perlu dilakukan tindak lanjut," ujar Punjul Santoso, Sabtu (12/3/2022).

Dia menambahkan, pelebaran Jalan Ir Soekarno yang rencananya bakal dilakukan menggunakan box culvert itu sangat penting dilakukan. Pasalnya volume kendaraan yang masuk ke Kota Batu ketika hari libur tiba sangat tinggi. Apalagi akses tol sudah dibuka dari arah Surabaya.

"Berdasarkan data yang kami dapatkan, saat libur pergantian tahun kendaraan yang masuk ke Kota Batu sangat banyak. Dengan adanya peningkatan itu, otomatis menimbulkan kemacetan di jalur utama menuju Kota Batu," ujar dia. 

Kepala DPUPR Kota Batu, Alfi Nurhidayat menyampaikan, pihaknya akan segera berkoordinasi dengan Pemprov Jatim. Semisal proyek itu benar-benar bisa terealisasi, nantinya pelebaran Jalan Ir Soekarno akan dilakukan sepanjang 2 Kilometer. 

Pengerjaan dilakukan mulai dari Dau, Kabupaten Malang lalu Jalan Ir Soekarno hingga ke simpang tiga Jalan Pattimura, Kota Batu

"Pelebaran jalan itu nantinya akan menggunakan box culvert untuk menutup saluran drainase untuk bisa digunakan jalan," ujarnya. 

Berdasarkan rencana program pembangunan, pengerjaan dibagi dalam lima tahap. Tahap 1 kilometer 11, tahap 2 kilometer 12, tahap 3 kilometer 13, tahap 4 kilometer 14 dan tahap 5 pada kilometer 16.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved