Liga 3

Persedikab Gagal Promosi ke Liga 2, Bupati Kediri Minta Maaf: Musim Depan Kita Coba Lagi

Ketua Umum Persedikab sekaligus Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramono meminta maaf kepada masyarakat karena Bledug Kelud gagal promosi ke Liga 2.

Penulis: Farid Mukarrom | Editor: Taufiqur Rohman
Tribun Jatim Network/Farid Mukarrom
Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana saat dukung Persedikab di Stadion Brawijaya Kediri. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Farid Mukarrom

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Ketua Umum Persedikab sekaligus Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramono meminta maaf kepada masyarakat Kabupaten Kediri karena Persedikab gagal lolos ke Liga 2.

Persedikab gagal lolos ke Liga 2 setelah di pertandingan terakhir dikalahkan Deltras Sidoarjo dengan skor 2-1.

“Sebagai ketua umum Persedikab, saya memohon maaf kepada seluruh masyarakat Kabupaten Kediri karena hari ini kita belum bisa naik kasta,” ungkapnya.

Kendati Persedikab Kediri gagal lolos, Mas Dhito menyampaikan jika ia akan selalu mendukung skuad Bledug Kelud.

“Saya akan selalu mencintai dan mendukung team yang sudah saya anggap sebagai keluarga sendiri, selama saya hidup saya akan selalu di belakang Persedikab,” terangnya.

Baca juga: Bawa Deltras Naik Kasta ke Liga 2, Eks Striker Timnas U-19: Hadiah bagi Warga Sidoarjo & Delta Mania

kecintaan Mas Dhito ini terekam jelas karena pihaknya sering melihat dan mendampingi klub yang mempunyai pendukung bernama Koloni Semut Merah itu saat bertanding.

Bahkan, ekspresi loncatan dan teriakannya yang khas tiap pemain Persedikab cetak goal menjadi booster tersendiri bagi kesebelasan tersebut.

Kemudian, Mas Dhito juga menceritakan bagaimana jatuh bangunnya club asuhan Tony Ho itu saat melakoni musim ini.

Perjuangan keras itulah yang juga menjadi salah satu alasan orang nomor satu di Kabupaten Kediri tersebut terus menyemangati Persedikab.

Mas Dhito pun juga berjanji tahun depan akan bertarung di Liga 3 dengan kekuatan penuh.

“Kita akan tetap bertarung kembali musim depan dengan kekuatan penuh,” tutur Mas Dhito.

Dalam pertandingan tersebut, kedua klub memiliki kans yang sama untuk melaju ke kasta kedua Liga Indonesia musim depan.

Hal inilah yang membuat kedua klub ini bermain lepas dan mati-matian untuk memenangkan pertandingan pada 12 Maret 2022 di Stadion Joko Sambudro, Kabupaten Gresik.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved