Berita Tuban

Polisi Akan Uji Labfor Telur Ikan yang Diduga Buat Satu Keluarga di Tuban Keracunan

Polisi akan melakukan uji Labfor telur ikan yang disantap satu keluarga di Tuban yang diduga keracunan, bahkan sampai ada yang meninggal.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Suasana duka keluarga di Tuban yang diduga keracunan telur ikan hingga mengakibatkan satu orang meninggal dunia, Senin (14/3/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Satu keluarga di Jalan Kelapa Gading, Perumahan Tasikmadu, Kecamatan Palang, Tuban, mengalami keracunan dengan gejala pusing dan muntah-muntah, setelah menyantap telur ikan.

Satu keluarga yang terdiri dari Supraptono (57), Shandy Prasada (31) dan Lia Trisna Ananda (22), bahkan harus dilarikan ke rumah sakit untuk mendapat tindakan medis.

Namun nahas, satu orang dinyatakan meninggal dunia, yaitu Lia Trisna Ananda, yang tak lain merupakan ibu muda. Sedangkan dua lainnya selamat.

"Yang meninggal yaitu Lia Trisna Ananda (22), nyawanya tidak tertolong. Ini menantu dari Supraptono, istri dari Shandy," kata Kapolsek Palang, AKP Simon Triyono, Senin (14/3/2022).

AKP Simon Triyono menjelaskan, berdasarkan keterangan, awalnya mereka membeli telur ikan di Pasar Baru Tuban untuk dimasak pada Sabtu (12/3/2022) pukul 05.00 WIB.

Kemudian setelah dimakan, pukul 13.00 WIB, ketiganya mengalami pusing dan muntah-muntah.

Selanjutnya ketiganya dibawa ke RSUD dr R Koesma Tuban untuk mendapatkan penanganan.

Telur yang diduga menjadi penyebab keracunan belum diketahui secara jelas. Pasalnya, menurut keterangan, keluarga ini membeli telur ikan campuran.

"Tidak jelas telur apa, karena beli di pasar ya campur-campur mungkin," ungkap AKP Simon Triyono saat disinggung jenis telur ikan yang disantap.

Perwira pertama itu menambahkan, petugas kepolisian dari jajaran Polres Tuban yang mendapatkan laporan adanya kejadian keracunan satu keluarga, langsung mendatangi lokasi rumah korban.

Untuk mengetahui penyebab pasti kematian, akan dilakukan pengecekan ke Labfor.

Hal itu untuk mengetahui apakah makanan telur ikan tersebut beracun atau tidak.

Pihak keluarga juga menolak untuk dilakukan autopsi.

"Rencana akan dilakukan uji Labfor terkait makanan yang diduga beracun, nanti kita limpahkan ke Polres," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved