Berita Lumajang

Setahun Lebih Rusak, Jembatan di Lumajang Belum Diperbaiki, Begini Tanggapan Bupati Thoriqul Haq

Setahun lebih mengalami kerusakan, Jembatan Gesang di Lumajang belum juga diperbaiki, begini tanggapan Bupati Thoriqul Haq. Sudah siapkan anggaran?

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Tony Hermawan
Warga membuat jembatan darurat yang menjadi penghubung Desa Gesang, Kecamatan Tempeh, dengan Desa Sememu, Kecamatan Pasirian, Lumajang, Senin (14/3/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Jembatan Gesang Lumajang yang ambruk akibat diterjang lahar dingin masih dibiarkan dalam keadaan rusak hingga setahun lebih.

Padahal, keberadaan jembatan ini sebelumnya menjadi akses tercepat penghubung Desa Gesang, Kecamatan Tempeh, dengan Desa Sememu, Kecamatan Pasirian, Lumajang. Sekarang jalur penghubung dua desa tersebut terhambat.

Lambannya penanganan membuat warga kerap kali membangun jembatan darurat menggunakan material anyaman bambu.

Terhitung sudah tiga kali warga membangun jembatan secara swadaya. Namun, karena penahannya tidak kuat menghadapi hantaman air yang deras, jembatan darurat hanyut.

Basid, warga Desa Gesang mengatakan, sekalipun dibuat jembatan alternatif secara swadaya oleh penduduk setempat, warga yang melintas tidak boleh sembarangan. Selama ini warga yang bisa melintas hanya mereka yang mengendarai kendaraan roda dua. Sedangkan, kendaraan roda empat harus melewati jalan lain yang relatif jauh.

"Apalagi kalau sedang hujan dan aliran sungai sedang deras-derasnya sepeda motor gak boleh lewat. Karena beberapa pengalaman lalu sering roboh," kata Basid, Senin (14/3/2022).

Oleh karena itu, warga setempat maupun warga yang biasanya melintasi jembatan tersebut berharap agar segera diperbaiki. Namun, selama ini karena pemerintah desa hingga kabupaten tidak pernah memberikan support anggaran, pembangunan jembatan darurat berasal dari hasil sumbangan pengendara yang lewat.

“Kami tidak memaksa, tetapi kami menerima. Karena kalau perbaikan pakai uang itu,” tambahnya. 

Sementara itu, Bupati Lumajang, Thoriqul Haq mengatakan, survei lokasi sudah pernah dilaksanakan, rencananya akan segera dibangun. 

"Sudah anggaran Rp 6 miliar disiapkan dari APBD 2022. Sekarang tahap perencanaan konstruksi, lalu proses lelang. Setelah diputuskan pemenang lelang, baru bisa dikerjakan," pungkas Thoriqul Haq.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved