Berita Nganjuk

Branding Nganjuk Jadi Tempat Wisata, Pemkab Mulai Gerakan Pengecatan Bersama 'Pelangi Jalan A Yani'

Membranding Nganjuk menjadi tempat wisata, Pemkab Nganjuk mulai Gerakan Pengecatan Bersama 'Pelangi Jalan A Yani.' Punya arti Bhineka Tunggal Ika.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi memberikan arahan gerakan pengecatan bersama dalam rangka mempercantik Kabupaten Nganjuk menjadi destinasi wisata, Senin (14/3/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Pemkab Nganjuk terus membranding Jalan A Yani Nganjuk sebagai destinasi wisata dan kawasan ekonomi.

Upaya tersebut, satu di antaranya dengan Gerakan Pengecatan Bersama "Pelangi Jalan A Yani" Nganjuk.

Plt Bupati Nganjuk, Marhaen Djumadi mengatakan, tema tersebut mempunyai arti Pancasila, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika. Konsep Pelangi diambil dari kebhinekaan yaitu simbol kebersamaan, simbol banyak warna, sehingga diberi nama "Pelangi Jalan A Yani."

"Untuk pengecatan tahap pertama dimulai dari Jalan A Yani, untuk tahap berikutnya pengecatan khusus pagar di seluruh lingkungan Pemda Kabupaten Nganjuk," kata Marhaen Djumadi, Senin (14/3/2022).

Dikatakan Marhaen Djumadi, karena setiap orang mempunyai warna kesukaan sendiri, maka dalam pengecatan bangunan dan pagar, tidak mewajibkan warna. Dengan demikian, jenis warna dibebaskan sesuai selera warga pemilik pagar atau bangunan.

Untuk tahap selanjutnya, menurut Marhaen Djunadi, yaitu gerakan pengecatan di 20 kecamatan seluruh Kabupaten Nganjuk. Yang dalam pelaksanaannya, akan diawali dengan mengumpulkan semuanya untuk melaksanakan gotong royong bersih-bersih dan pengecatan.

"Kami optimistis, dengan gerakan pengecatan ini, wajah Kabupaten Nganjuk nanti akan beda, dan kami yakini akan bisa memberikan aura positif mengarah pada Nganjuk bangkit dan nyawiji," ujar Marhaen Djumadi.

Diakui Marhaen Djumadi, pengecatan, khususnya di Jalan A Yani selain untuk mempercantik Nganjuk, nantinya diharapkan juga dapat dijadikan tempat untuk berswafoto bagi para pengguna jalan yang lewat.

"Seperti keberadaan Tugu Jayastamba merupakan logo ikon Nganjuk yang artinya kemenangan, nantinya di 20 kecamatan juga harus mempunyai tugu kemenangan, dan saatnya setiap kecamatan harus punya mental menang," tandas Marhaen Djumadi.

Sedangkan dalam rangka pembenahan Kabupaten Nganjuk, tambah Marhaen Djumadu, pihaknya mengajak agar semua komponen untuk terlibat, terutama pemda Nganjuk, pengusaha, dan pabrik.

"Tentunya melalui tahap demi tahap kami akan terus melakukan pembenahan-pembenahan di Kabupaten Nganjuk. Kita bangun Nganjuk, karena Nganjuk milik kita bersama. Ayo kita jaga dan kita bangun bersama, sehingga Nganjuk bisa jadi kebanggan kita bersama," tutur Marhaen Djumadi.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved