Berita Tuban

Tradisi Kupatan Nisfu Syaban Jadi Berkah Penjual Janur dan Perajin Selongsong Ketupat di Tuban

Tradisi kupatan sambut Nisfu Syaban dan bulan Ramadan menjadi berkah penjual janur dan perajin selongsong ketupat di Tuban. Bisa untung berlipat.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/M Sudarsono
Janur dan selongsong ketupat laris manis di pasar tradisional Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Tuban, Rabu (16/3/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Kupatan atau ketupatan menjadi tradisi sebagian masyarakat Tuban, saat Nisfu Syaban atau pertengahan bulan Syaban (bulan kedelapan dalam kalender Hijriah). Bulan Syaban adalah bulan sebelum Ramadan.

Malam Nisfu Syaban tahun 2022 ini jatuh pada hari Kamis (malam Jumat), 17 Maret 2022.

Tradisi ini menjadi berkah bagi para penjual janur dan juga perajin selongsong ketupat.

Dagangan mereka laris manis diburu warga yang akan mengikuti prosesi tradisi kupatan menyambut bulan suci Ramadan dan peringatan malam Nisfu Syaban.

Bahkan dalam sehari, penjual mampu menghabiskan 5 karung janur.

Seperti yang terpantau di pasar tradisional Desa Sambonggede, Kecamatan Merakurak, Tuban, Rabu (16/3/2022).

Para penjual janur itupun tampak sibuk melayani satu per satu pembeli secara bergantian.

"Alhamdulillah laris manis janurnya," kata Nurhayati, penjual janur kepada wartawan.

Di sela-sela menunggu pembeli datang, ia juga menyempatkan untuk merangkai janur menjadi ketupat yang berbentuk persegi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved