Berita Kota Malang

Dishub Kota Malang Susun Tata Transportasi Lokal di Kecamatan Kedungkandang untuk Urai Kemacetan

Dinas Perhubungan Kota Malang kini tengah menyusun Tata Transportasi Lokal di Kecamatan Kedungkandang untuk mengurai kemacetan.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Rifki Edgar
Kepadatan lalu lintas di Fly Over Kedungkandang Malang yang kerap terjadi pada sore hari, Jumat (18/3/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Dinas Perhubungan Kota Malang tengah menyusun Tata Transportasi Lokal (Tatalok) di Kecamatan Kedungkandang, Malang, untuk mengurai kemacetan

Tatalok ini merupakan arah kebijakan yang nantinya dilakukan oleh Kota Malang di bidang transportasi dan lalu lintas.

Kepala Dishub Kota Malang, Heru Mulyono menyampaikan, penyusunan Tatalok di Kecamatan Kedungkandang saat ini masih dalam proses pembahasan.

Pembahasan dilakukan oleh stakeholder di bidang lalu lintas dan transportasi, seperti akademi, tim ahli, kepolisian yang tergabung dalam forum lalu lintas.

"Tahun ini, Tatalok yang kami susun berada di Kecamatan Kedungkandang, setelah pada 2021 kemarin, kami menyelesaikan Tatalok untuk wilayah Kecamatan Klojen dan Lowokwaru," ucap Heru Mulyono kepada Tribun Jatim Network, Jumat (18/3/2022).

Melalui Tatalok ini, diharapkan Heru Mulyono, arah pembangunan jalan dan tata transportasi lalu lintas bisa terlaksana dengan baik.

Seperti di Kecamatan Kedungkandang, dia menjelaskan, yang menjadi fokus dan perhatian utama ialah kemacetan yang kerap terjadi di Ranugrati dan Sawojajar (Dirgantara).

Termasuk rekayasa lalu lintas yang nantinya akan diterapkan di persimpangan Sawojajar, dan Fly Over Kedungkandang, yang kerap menimbulkan penumpukan kendaraan.

"Termasuk rencana akan dibangunnya Alun-alun Kedungkandang harus kami antisipasi lebih dulu pengaturan lalu lintasnya. Otomatis kalau itu (Alun-alun Kedungkandang) nanti sudah dibangun ya rekayasa lalu lintas harus berubah. Mangkannya saya susun tahun ini," terangnya.

Dalam penyusunan Tatalok ini, Dishub Kota Malang dibantu oleh tim ahli yang di antaranya merupakan pakar transportasi dari perguruan tinggi di Kota Malang.

Tim ahli yang nantinya akan menyusun Tatalok, dan merumuskan kebijakan yang harus dilakukan Pemkot Malang ke depan dalam hal lalu lintas.

Ke depan segala kebijakan yang berkaitan dengan transportasi dan lalu lintas akan berpatokan kepada Tata Transportasi Lokal.

"Nanti pembahasannya ada di forum lalu lintas. Karena ini masih awalan saja dan masih baru akan diproses," tandasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved