Berita Politik

Kampanye Politik Jalan Tengah, Ketum PAN Safari Jawa Timur Selama Sepekan

Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyebut Jawa Timur, bagi partainya termasuk daerah yang luar biasa. Zulhas yang selama sepekan

TribunJatim.com/Yusron Naufal Putra
Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan saat ditemui disela kegiatan di Surabaya 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyebut Jawa Timur, bagi partainya termasuk daerah yang luar biasa.

Zulhas yang selama sepekan terakhir berada di Jawa Timur sengaja berkeliling ke sejumlah tokoh dan pondok pesantren. 

"Delapan hari ini pengalaman yang luar biasa. Saya diterima dan dibukakan pintu untuk silaturahim dengan berbagai kalangan. Termasuk para kiai dan pondok pesantren besar yang menjadi panutan di Jawa Timur," kata Zulhas disela Roadshow Badan Saksi Nasional di Surabaya, Minggu (20/3/2022). 

Zulhas memang berkeliling ke sejumlah titik di Jawa Timur. Mulai dari kawasan tapal kuda hingga rencana lawatan ke kawasan Madura. 

Menurut Zulhas, terdapat beberapa agenda yang menjadi prioritas dirinya selama roadshow di Jawa Timur.

Selain konsolidasi kader, Zulhas menyebut pihaknya juga tengah gencar kampanye politik jalan tengah. Yaitu, politik yang merangkul semua golongan. 

Baca juga: Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan Kunjungi Pendapa Bupati Jember, Singgung Politik Tanpa Gaduh

"Kita memang bukan negara agama. Tapi, kebangsaan dan agama saling melengkapi berlandaskan pada moral agama dan menjadi rahmat bagi sekalian alam. Ini terus yang kami kampanyekan. Dengan jalan tengah itu kita bisa stabil. Dari berbagai kalangan," tambahnya. 

Zulhas menyebut kampanye itu penting. Dia mengibaratkan gerakan demikian dengan matahari bersinar seperti logo PAN.

"Matahari itu memberikan kasih sayangnya gak membeda-bedakan. Siapa saja dapat kehidupan, sinar matahari itu sama," jelasnya. 

Selain getol berkampanye politik jalan tengah, Zulhas juga memberikan instruksi pada para kader menjalankan PAN sebagai perekat berbagai golongan.

"Saatnya sekarang merangkul bukan memukul. Menyayangi bukan membenci," ungkap Zulhas yang juga Wakil Ketua MPR RI. 

Baca juga: Bedah Pidato Kebudayaan Ketua Umum PAN, Pengamat Setuju dengan Gagasan Zulkifli Hasan

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved