Berita Sidoarjo

Diperiksa KPK Terkait Kasus Gratifikasi di Sidoarjo, Dirut BPR Delta Artha Diam Seribu Bahasa

Diperiksa KPK terkait kasus gratifikasi di Sidoarjo, Dirut BPR Delta Artha diam seribu bahasa dan pergi meninggalkan wartawan yang mengerumuninya.

Penulis: M Taufik | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/M Taufik
Dirut BPR Delta Artha, Sofia Nurkrisnajati saat akan dimintai keterangan KPK di Polresta Sidoarjo terkait kasus gratifikasi, Senin (21/3/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, M Taufik

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat Sidoarjo yang dilakukan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) masih berlanjut.

Terbaru, giliran Dirut BPR Delta Artha, Sofia Nurkrisnajati yang dimintai keterangan pada Senin (21/3/2022).

Sama seperti sejumlah pejabat sebelumnya, Sofia Nurkrisnajati juga diperiksa seputar kasus gratifikasi di Sidoarjo yang sedang diusut lembaga antirasuah tersebut. 

Sofi menjalani pemeriksaan di Polresta Sidoarjo sekitar pukul 14.00 WIB. Dia datang sendirian mengenakan setelan baju berwarna cokelat dibalut kerudung warna senada.

Sayangnya, saat ditanya wartawan tentang keberadaannya di Mapolresta Sidoarjo, Sofia enggan memberikan komentar.

Dia memilih diam dan pergi meninggalkan sejumlah wartawan yang mengerumuninya.

Selain Sofia, di hari yang sama, penyidik KPK juga mengagendakan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat lain. Juga terkait kasus gratifikasi yang sedang disidik. 

Antara lain ada Kasubbag Keuangan Dinas PMPTSP Sidoarjo, Ninik Sulastri, Direktur Keuangan dan Adm PDAM, Juriyah, Kades Karang Tanjung Kecamatan Candi, Hendro Harjo Suwito, dan Kades Pamotan Kecamatan Porong, Wiwin Andriani. 

Sebelumnya, penyidik KPK telah memeriksa Anggota DPRD Jawa Timur, Amir Aslichin, Kadis P3AKB Sidoarjo, Ainun Amalia, Kadis BPKAD, Noer Rachmawati, mantan Kepala Dinas P2CKTR, Sulaksono, dan Kepala Dinas Perikanan, Bachruni Aryawan.

Mereka mengakui diperiksa terkait kasus yang menyeret nama mantan Bupati Sidoarjo Saiful Ilah. Yang beberapa waktu lalu juga baru bebas dari penjara dalam perkara korupsi. 

Bachruni juga sempat mengaku bahwa dirinya dimintai keterangan seputar lelang bandeng yang digelar Pemkab Sidoarjo. Dia diperiksa sebagai saksi terkait acara lelang bandeng kawak atau lelang bandeng ukuran jumbo di Sidoarjo.

Penyidik KPK juga memeriksa mantan Sekda Achmad Zaini dan beberapa pejabat lain. Termasuk Direktur RSUD Atok Irawan, Mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) yang sekarang jadi Kepala BPPD Ari Suryono, Yudi Tetra yang sebelumnya juga jadi terdakwa kasus korupsi sejumlah proyek di Sidoarjo.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved