Berita Blitar

Kabur Setelah Tabrak Pemotor Hingga Tewas, Sopir Truk di Blitar Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara

Satlantas Polres Blitar Kota menangkap Nur Rohman (30), warga Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar. NR merupakan sopir truk pelaku

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Samsul Hadi
Polisi menunjukkan tersangka dan barang bukti kasus tabrak lari di Mapolres Blitar Kota, Senin (4/4/2022). 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Samsul Hadi

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Satlantas Polres Blitar Kota menangkap Nur Rohman (30), warga Kelurahan Tanjungsari, Kecamatan Sukorejo, Kota Blitar.

NR merupakan sopir truk pelaku kasus tabrak lari yang menyebabkan korban meninggal dunia di Perempatan Jalan Raya Blitar-Kediri, Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.

Sedang korban tabrak lari, yaitu, Nurhadi (44), warga Desa Kawedusan, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar.

"Tersangka kabur membawa truknya setelah mengalami kecelakaan lalu lintas dengan korban di Perempatan Desa Kalipucung," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Argowiyono, Senin (4/4/2022).

Argo mengatakan peristiwa kecelakaan lalu lintas itu terjadi pada 24 Februari 2022.

Baca juga: Antisipasi Kemacetan Di Kawasan Pasar Takjil, Ini Langkah Satlantas Polresta Malang Kota

Awalnya, truk Mitsubishi Nopol AG 9086 PG yang dikemudikan tersangka melaju dari arah barat ke timur di Jalan Raya Blitar-Kediri Desa Kalipucung, Kecamatan Sanankulon.

Sesampai di perempatan traffic light Desa Kalipucing, truk hendak belok ke kiri atau ke utara.

Ketika hendak belok ke kiri, truk menabrak sepeda motor Honda Astrea Grand Nopol AG 4827 OAF dikendarai korban juga dari arah barat ke timur.

"Korban mengendarai sepeda motor. Ketika di perempatan ditabrak truk yang dikemudikan pelaku. Korban meninggal dunia di lokasi," ujarnya.

Dikatakannya, setelah menabrak korban, pelaku kabur mengendarai truknya ke arah utara.

Setelah mendapatkan ciri-ciri dari sejumlah saksi di lokasi kecelakaan, polisi mengejar truk tersebut.

"Kami mendapati truk yang dikemudikan pelaku di persawahan Tambakboyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Sopir langsung kami amankan," ujarnya.

Tersangka dijerat Pasal 310 Ayat 4 karena kelalaian mengakibatkan kecelakaan lalu lintas jo Pasal 312 karena akibat kecelakaan tidak menghentikan kendaraan UU Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 5 tahun.

Tersangka tabrak lari, Nur Rohman mengaku gugup setelah menabrak pengendara sepeda motor di perempatan lampu merah Desa Kalipucung.

Karena gugup, ia akhir kabur mengendarai truknya setelah menabrak pengendara sepeda motor.

"Sebenarnya saya tahu truk saya nabrak sepeda motor. Tapi saya gugup, akhirnya saya kabur meninggalkan lokasi," katanya. (sha)

Kumpulan berita Blitar terkini

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved