Berita Batu

Suami Pembunuh Istri di Kota Batu Divonis Tujuh Tahun oleh Hakim PN Malang

Pelaku kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan istrinya sendiri meninggal dunia, Suyanto dijatuhi vonis tujuh tahun penjara oleh hakim di

Penulis: Benni Indo | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Benni Indo
Pelaku kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan istrinya sendiri meninggal dunia, Suyanto dijatuhi vonis tujuh tahun penjara oleh hakim di Pengadilan Negeri Malang, Selasa (5/4/2022) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, BATU - Pelaku kekerasan dalam rumah tangga yang mengakibatkan istrinya sendiri meninggal dunia, Suyanto dijatuhi vonis tujuh tahun penjara oleh hakim di Pengadilan Negeri Malang, Selasa (5/4/2022).

Kejaksaan Negeri Kota Batu mengeluarkan pernyataan resmi bahwa sidang yang berlangsung secara online itu telah memastikan Suyanto melanggar dakwaan Pasal 44 ayat (3) UU RI No 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga.

Kasi Intel Kejari Batu, Edi Sutomo memaparkan Suyanto melakukan kekerasan hingga membuat istrinya, Rahmawati meninggal dunia. Peristiwa tersebut terjadi pada 6 September 2021 ketika korban pulang dari bekerja pukul 20.00 WIB ke rumah orang tuanya.

"Tidak lama kemudian terdakwa datang dan menggebrak pintu rumah orang tua korban dengan marah-marah sambil membawa sebuah botol berisi BBM jenis Pertamax," ujar Edi, Selasa (5/4/2022).

Baca juga: Viral di Medsos Aksi Pak Mo Selamatkan Gadis Surabaya Terjebak di Rumahnya yang Terbakar

Suyanto lantas menyiramkan BBM tersebut ke sekujur tubuh istrinya. Mendengar suara keributan, anak korban berusaha melerai dan mendorong Suyanto keluar rumah. Rahmawati saat itu juga ikut keluar rumah kemudian duduk di pelataran rumah.

"Pada saat korban duduk di pelataran rumah, Suyanto yang sedang membawa korek api langsung berlari ke arah korban serta langsung menyulut korek api," terangnya.

Seketika korban langsung terbakar dan menjatuhkan badan ke tanah untuk berusaha mematikan api. Keluarga kotban mencoba membantu dengan menyiram air serta kain basah ke tubuh korban.

Setelah api padam, korban dibawa ke rumah sakit Hasta Brata Kota Batu namun nyawanya tidak tertolong karena banyaknya luka bakar yang diderita.

"Atas perbuatannya, Suyanto dituntut oleh Jaksa Penuntut Umum dengan tuntutan pidana selama delapan tahun dipotong selama terrdakwa dalam tahanan," papar Edi.

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Malang yang memimpin sidang terdiri atas Hakim Ketua Judi Prasetya, Hakim Anggota 1 Noor Ichwan Ichlas Ria Adha, dan Hakim Anggota 2 Silvya Terry. (Benni Indo)

Kumpulan berita Batu terkini

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved