Berita Lumajang

Mengenal Tradisi Polok’an Santri Ponpes Darunnajah Lumajang Saat Berbuka Puasa, Pakai Daun Pisang

Mengenal tradisi polok’an santri Pondok Pesantren Darunnajah Lumajang saat menyantap menu berbuka puasa, makan beramai-ramai pakai daun pisang.

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Tony Hermawan
Tradisi polok’an yang dilakukan santri Pondok Pesantren Darunnajah di Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, di bulan Ramadan, Jumat (8/4/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony Hermawan

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Ada tradisi unik santri Pondok Pesantren Darunnajah di Desa Petahunan, Kecamatan Sumbersuko, Kabupaten Lumajang, di bulan Ramadan.

Menu berbuka mereka terbilang sederhana, seperti ikan asin, goreng tempe, dan telur dadar. Namun mereka menyajikannya dengan cara berbeda.

Mereka menyantap menu berbuka puasa tidak menggunakan piring, melainkan plastik dan daun pisang. Nasi dan lauk pauknya diletakkan di atas daun pisang, lalu tangan-tanganlah yang kemudian berfungsi sebagai sendok. Mereka menyebut makan bersama tersebut dengan istilah polok’an

Raut wajah senang terpancar dari mereka saat makan bersama-sama, meski berbuka dengan menu sederhana dan beralaskan daun pisang.

"Alhamdulillah ini sudah enak," kata Ridho, salah seorang santri, Jumat (8/4/2022).

Usai melahap makanan berbuka, para santri kemudian melaksanakan ibadah salat tarawih dan tadarus.

Pendiri Pondok Pesantren Darunnajah Lumajang, KH Muhammad Khozin Barizi mengatakan, selama 27 tahun pondok ini berdiri, tradisi makan polok'an memang sering dilakukan para santri ketika bulan Ramadan.

Dia menambahkan, banyak manfaat yang dapat diambil dari polok'an. Kebersamaan dan kekompakan merupakan wujud nyata. Lebih dari itu, ternyata menurut Rasulullah, makan bersama-sama atau yang dilakukan secara berjamaah lebih memungkinkan mendatangkan keberkahan.

"Memang ini tradisi yang tidak bisa terlepas dari pondok pesantren untuk membangun solidaritas kebersamaan satu santri dengan yang lainnya. Bahwasanya mereka hidup bersama, sama-sama jauh dari orang tua. Ya saudaranya teman pondok itu," pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved