Berita Jatim

Pastikan Pasokan Minyak Goreng Aman di saat Ramadan, 3 Hal Jadi Sorotan Polda Jatim

Ditreskrimsus Polda Jatim bersama Satgas Pangan Jatim memastikan ketersediaan minyak goreng curah dan kemasan aman, sepanjang Bulan Ramadan.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Luhur Pambudi
Saat Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman ditemani jajarannya dan Satgas Pangan Jatim melakukan kunjungan ke sejumlah produsen minyak goreng -saat Farman berkunjung ke pasar -- Saat Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman ditemani jajarannya dan Satgas Pangan Jatim melakukan kunjungan ke sejumlah produsen minyak goreng -saat Farman berkunjung ke pasar -- 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-Ditreskrimsus Polda Jatim bersama Satgas Pangan Jatim memastikan ketersediaan minyak goreng curah dan kemasan aman, sepanjang Bulan Ramadan.

Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman mengatakan, pihaknya telah bekerja sama melalui Satgas Pangan Jawa timur dengan sejumlah stakeholder; Dinas Perdagangan dan Kepala OPD terkait.

Ada tiga aspek mendasar yang menjadi perhatian pihak satgas dalam menjamin ketersediaan pasokan minyak goreng di pasaran sepanjang Bulan Ramadan.

Hal tersebut, merupakan tindak lanjut antisipasi adanya kondisi kelangkaan pasokan yang sempat terjadi hampir sebulan, jelang Bulan Ramadan kemarin.

Baca juga: Nasib Pramugari Cantik yang Pacari Prajurit Kopassus, 20 Tahun Kemudian Sang Pacar Jadi Jenderal

Pertama, terkait dengan ketersediaan minyak goreng curah mulai dari CPO sampai ke pabrik menjamin ketersediaannya.

Kedua, terkait dengan distribusi dari pabrik kepada distributor yang dari distributor nanti ke masyarakat maupun pasar.

"Terakhir (ketiga) stabilitas harga, kalau ketersediaan dan distribusi lancar maka harga otomatis stabil," ujar Farman, Senin (11/4/2022).

Berdasarkan data dari kementerian perindustrian, terdapat 19 distributor minyak goreng curah subsidi yang melayani sembilan produsen untuk memenuhi kebutuhan kurang lebih sebanyak 1.382,3 ton per hari.

Dan ini bisa dipenuhi oleh beberapa pabrik Produsen seperti, Wilmar, Smart, Kias, Mega Surya maupun Filma dari Indofood.

Kalau ketersediaan sudah terjamin, lanjut Farman, maka tinggal aspek distribusi yang harus dimaksimalkan penyalurannya.

"Akan ada penindakan kalau ada distributor yang nakal yaitu menyimpan padahal barang sudah ada di tangannya. Namun dari pengecekan di PT Smart kami melihat itu sudah disalurkan namun harus rutin. Jadi kalau ketahuan satu hari dua hari berpengaruh pada harga," pungkasnya.

Sementera itu, Kapolda Jatim Irjen Pol Nico Afinta bersama Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim Drajat Irawan telah melaksanakan pengecekan di beberapa lokasi pasar dan dilanjutkan rapat bersama dengan seluruh kapolres atau kapolresta dan seluruh Kadisperindag kabupaten dan kota se-Jatim guna mensinergikan penanganan minyak goreng curah.

Kumpulan berita Jatim terkini

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved