Berita Bojonegoro

Mahasiswa di Bojonegoro Gelar Unjuk Rasa 11 April, Tuntut 4 Poin ke Pemerintah

Aksi 11 April tidak hanya terjadi di Ibu kota. Mahasiswa di daerah juga berunjuk rasa menyampaikan aspirasi yang ditujukan kepada pemerintah

Penulis: M Sudarsono | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM/ M Sudarsono
Aksi 11 april oleh mahasiswa di Bojonegoro membawa 4 tuntutan kepada pemerintah 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, BOJONEGORO - Aksi 11 April tidak hanya terjadi di Ibu kota.

Mahasiswa di daerah juga berunjuk rasa menyampaikan aspirasi yang ditujukan kepada pemerintah.

Seperti halnya Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) dan Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Muhammadiyah (BEM PTM) serta Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) cabang Bojonegoro.

Mahasiswa dari BEM PTM dan IMM Bojonegoro melakukan aksinya di bunderan Adipura Bojonegoro dengan membakar ban, yang dikawal puluhan polisi.

Baca juga: Polri Berduka, Seorang Perwira Polisi Gugur seusai Amankan Demo di Kendari, Sempat Alami Sesak Nafas

Sedangkan HMI menyuarakan di DPRD Kabupaten Bojonegoro dengan menggelar diskusi.

"Kami membawa 4 tuntutan, menolak wacana perpanjangan masa jabatan presiden 3 periode, menolak pencabutan subsidi pupuk, normalisasi harga kebutuhan bahan pokok dan bahan bakar minyak," kata Ketua IMM Bojonegoro Arif Rahman Hakim usai aksi, Senin (11/4/2022)

Ia menjelaskan, kenaikan harga pertalite dan kelangkaan minyak goreng disebut sebagai sebuah kegiatan politik yang tidak etis.

Terlebih adanya kelangkaan dan kenaikan harga minyak goreng yang sedang terjadi beberapa bulan terakhir.

Kemudian isu soal adanya pencabutan subsidi pupuk jenis organik sp-36 dan ZA, yang mana dapat merugikan petani dikarenakan jenis pupuk tersebut sangat berguna untuk memperbaiki kualitas tanah.

"Ini dapat menimbulkan rasa sakit yang berlebih di hati masyarakat luas, di tengah mahal dan sulitnya kebutuhan pokok justru ada isu perpanjangan presiden," ungkapnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Bojonegoro, Sukur Priyanto menyatakan, akan mengawal terkait tuntutan para mahasiswa.

Aspirasi sebisa mungkin akan diteruskan kepada pemerintah, agar bisa ditindaklanjuti karena ini menyangkut nasib rakyat.

"Aspirasi dari mahasiswa kami terima dan akan sampaikan kepada pemerintah," pungkasnya.(nok)


Kumpulan berita Bojonoegoro terkini

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved