Berita Nganjuk

Jadi Kurir Sabu-sabu, Penjaga Warung di Nganjuk Ditangkap Polisi, Simak Kronologinya

Jadi kurir narkotika jenis sabu-sabu, RC (23) penjaga warung warga Desa Ngepeh Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk diciduk Satresnarkoba

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM/Achmad Amru Muiz
Tersangka RC yang diamankan Satresnarkoba Polres Nganjuk setelah diduga menjadi kurir narkotika jenis sabu-sabu, Selasa (19/4/2022) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Jadi kurir narkotika jenis sabu-sabu, RC (23) penjaga warung warga Desa Ngepeh Kecamatan Loceret Kabupaten Nganjuk diciduk Satresnarkoba Polres Nganjuk. Dari tangan tersangka, diamankan barang bukti paket sabu seberat 5,45 gram dan sejumlah barang bukti lain dari dugaan aktifitas transaksi sabu-sabu.

Kasatresnarkoba Polres Nganjuk, AKP Joko Santoso menjelaskan, penangkapan terhadap tersangka kurir narkotika jenis sabu tersebut berawal dari masuknya informasi dalam program 'Wayahe Lapor Kapolres'. Dimana disebutkan adanya seorang kurir narkotika yang melintas di jalan umum Desa Jetis Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk.

"Informasi itupun langsung dilakukan tindaklanjut dengan penyelidikan oleh tim Opsnal Satresnarkoba Polres Nganjuk," kata Joko Santoso melalui Kasi Humas Polres Nganjuk, Iptu Supriyanto, Selasa (19/4/2022).

Dari hasil penyelidikan tersebut, dikatakan Joko Santoso, tim Opsnal Satresnarkoba dapat mengetahui dan mengidentifikasi pelaku kurir sabu tersebut. Selanjutnya aktifitas kegiatan dari pelaku kurir sabu tersebut terus diikuti tim Opsnal.

Baca juga: Daftar Jalur di Ruas Tol dan Arteri di Jatim yang Dipastikan Rawan Macet Selama Mudik

"Hingga akhirnya pelaku kurir sabu tersebut dilakukan pengamanan di traffick light jalan umum Desa Jetis Kecamatan Tanjunganom. Dan dari tangan tersangka kurir sabu itu diamankan barang bukti sabu dan lainya," ucap Joko Santoso.

Saat ini, tambah Joko Santoso, kasus kurir sabu tersebut masih dilakukan pemeriksaan dan pendalaman dengan meminta keterangan tersangka RC. Siapa pemesan dan penyuplai sabu tersebut masih dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Tapi yang jelas, tersangka kurir sabu tersebut terancam dijerat dengan UU RI nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Tersangka bisa terancam hukuman hingga 20 tahun penjara," tutur Joko Santoso. (aru/Achmad Amru Muiz)


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved