Breaking News:

Berita Nganjuk

Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional, BPBD Nganjuk Ajak Peran Aktif Warga Antisipasi Bencana

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk intensif edukasi masyarakat dengan budaya sadar bencana di daerah rawan bencana.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Kepala BPBD Kabupaten Nganjuk, Abdul Wakid bersama Personil BPBD siap mengedukasi warga dengan slogan "Siap Untuk Selamat" dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) tahun 2022. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nganjuk intensif edukasi masyarakat dengan budaya sadar bencana di daerah rawan bencana.

Hal itu dikemas dalam 'siap untuk selamat' dengan keluarga tangguh bencana pilar bangsa menghadapi bencana dalam peringatan Hari Kesiapsiagaan Bencana Nasional (HKBN) tahun 2022.

Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Nganjuk, Abdul Wakid mengatakan, pihaknya berupaya selalu mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Nganjuk untuk ikut serta dan berpartisipasi aktif dalam penanggulangan bencana. Kesiapsiagaan itu sangat penting bagi setiap orang, karena bencana bisa terjadi kapan dan di mana saja.

"Dengan melakukan latihan evakuasi mandiri. Segera menuju tempat aman terdekat, kenali ancamannya, pahami risikonya, tingkatkan budaya sadar bencana. Indonesia tangguh bencana dilakukan semua pihak, karena penanggulagan bencana adalah tugas kita bersama,” kata Abdul Wakid menyambut peringatan HKBN, Selasa (26/4/2022).

Baca juga: Pemkab Nganjuk Laksanakan Program Sapa Mama dan DRPPA, Marhaen: Wujud Nyata Kehadiran Pemerintah

Dijelaskan Abdul Wakid, BPBD Kabupaten Nganjuk dalam mengantisipasi terjadinya bencana personil BPBD selalu berupaya meningkatkan kemampuan dan ketrampilan dalam penanganan bencana.

Salah satunya dengan menggelar simulasi evakuasi mandiri saat terjadi gempa. Menggunakan skenario kejadian gempa yang terjadi di salah satu Kantor Pemkab Nganjuk saat pegawai sedang melakukan aktivitas kerjanya.

"Dalam simulasi evakuasi ini,  pegawai diarahkan menuju tempat evakuasi yang aman dan mudah dijangkau dalam waktu singkat untuk mitigasi bencana," ucap Abdul Wakid.

Para pegawai, tambah Abdul Wakid, diarahkan untuk melakukan perlindungan dengan berbagai cara. Melakukan perlindungan baik di dalam maupun di luar ruangan, di bawah benda yang kokoh, dan di tempat lainnya sesuai dengan rencana penyelamatan masing-masing dan tetap berada disana hingga gempa berhenti sambil melindungi kepala.

"Tentunya dengan adanya pelatihan menghadapi terjadinya bencana maka semuanya siap untuk selamat. Ini menjadi tema BPBD dalam peringatan HKBN tahun ini,"  tutur Abdul Wakid.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved