Berita Surabaya

Melaju Kencang di Jalan yang Masih Terputus, Honda Mobilio Tercebur ke Parit di Pakal Surabaya

Sebuah Honda Mobilio bernopol L-1638-PX tercebur parit sedalam sekitar dua meter di depan Kantor Kelurahan Babat Jerawat, Jalan Raya Babat Jerawat, Pa

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/istimewa
Saat petugas Dinas Pemadam Kebakaran & Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya mengevakuasi mobil Honda Mobilio bernopol L-1638-PX yang tercebur parit sedalam sekitar dua meter di depan Kantor Kelurahan Babat Jerawat, Jalan Raya Babat Jerawat, Pakal, Kota Surabaya, Jumat (6/5/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sebuah Honda Mobilio bernopol L-1638-PX tercebur parit sedalam sekitar dua meter di depan Kantor Kelurahan Babat Jerawat, Jalan Raya Babat Jerawat, Pakal, Kota Surabaya, Jumat (6/5/2022). 

Mobil tersebut dikemudikan oleh warga yang bermukim di perumahan kawasan Kebomas, Gresik, berinisial HK. 

Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. HK yang mengemudi seorang diri itu, tidak mengalami luka yang berarti. 

Bodi mobil berhasil dievakuasi dengan bantuan truk Dinas Pemadam Kebakaran & Penyelamatan (DPKP) Kota Surabaya, jenis Crane. 

Kabid Operasional DPKP Kota Surabaya Wasis Sutikno menerangkan, insiden tersebut bermula saat mobil melaju dari arah Timur ke Barat, atau dari kawasan Jalan Raya Sememi ke Jalan Raya Babat Jerawat

Mobil diperkirakan melaju dalam kecepatan tinggi melintas di ruas jalan frontage.

Baca juga: Bus Jurusan Surabaya Diserbu Penumpang di Terminal Purbaya Madiun, Arah Yogyakarta Sebaliknya

Baca juga: Diseruduk Truk Towing, Ambulans Pengangkut Jenazah Hilang Kendali Tabrak Mobil Rush di Probolinggo

Setibanya di depan Kantor Kelurahan Babat Jerawat, diduga sopir tidak menyadari jika ruas jalan tersebut, belum terhubung secara sempurna karena masih dalam pengerjaan proyek pembangunan. 

Tak pelak, mobil yang dikemudikan HK tercebur di parit di lokasi tersebut. 

"Yang mengakibatkan mobil masuk terpelosok ke selokan sungai," ujar Wasis dalam keterangan tertulisnya. 

Sementara itu, Kanit Lantas Polsek Pakal Polrestabes Surabaya Ipda Sutikno Herman mengungkapkan, penyebab insiden kecelakaan tunggal tersebut, karena sopir mengemudi dalam keadaan mengantuk. 

Sehingga hingga tak menyadari ruas jalannya terputus karena masih perbaikan. 

"Info dari anggota yang cek tempat kejadian perkara (TKP) tadi (sopir) ngantuk," ujar Sutikno saat dikonfirmasi awak media. 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved