Berita Kota Batu

Wisata Kota Batu Laris Manis Selama Libur Lebaran, Diprediksi Bakal Meningkat Akhir Pekan Ini

Jumlah wisatawan yang datang ke Kota Batu pasca Lebaran terus ramai hingga H+4. Pantauan Surya di sejumlah titik di Kota Batu, jalanan utama terlihat

Penulis: Benni Indo | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/BENNI INDO
Kepadatan arus lalu lintas di perlintas jalan dari arah Surabaya dan Kota Malang terjadi di Kota Batu. Banyaknya wisatawan yang datang ke Kota Batu membuat jalan raya dipenuhi banyak kendaraan. 

Sujud, yang juga Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) mengatakan bahwa tingkat keterisian atau okupansi kamar di hotel-hotel mencapai 90 persen. 

"Okupansi hotel di wilayah Kota Batu sudah di atas 70 sampai 80 persen, memang ada yang tembus sampai 90 persen lebih," paparnya.

Situasi serupa juga terjadi di wahana wisata Jatim Park. Marketing and Public Relation Jatim Park Group, Titik S Arianto mengatakan, kenaikan kunjungan sejak H+3 Lebaran kali ini mencapai lebih dari 30 persen lebih dibanding hari biasanya.

''Kemungkinan masih akan naik hingga akhir pekan Minggu nanti," ujar Titik.

Ribuan pengunjung masuk ke sejumlah wahana yang dikelola Jatim Park Gorup. Kesempatan ini betul-betul dimanfaatkan oleh pengelola untuk menutupi kerugian sepanjang pandemi.

Sementara itu arus kendaraan bermotor yang keluar dari arah Kota Batu begitu banyak sehingga mengakibatkan kemacetan. Arus keluar kendaraan ini terjadi pada sore hari.

Kepadatan kendaraan terjadi di Jalan Semeru, Jl Diponegoro, Jl Patimura hingga Jl Ir Soekarno.  Kemudian di sekitar Alun-alun Kota Batu sejumlah kendaraan juga parkir di pinggir-pinggir jalan. 

Kasatlantas Polres Batu AKP Indah Citra Fitriani mengatakan kepadatan arus lalu lintas keluar di Kota Batu karena wisatawan pulang ke rumah masing-masing. pada pagi hari hingga siang hari, wisatawan datang berduyun-duyun.

"di Jalan Ir Soekarno memang terjadi penyempitan jalan di depan Jatim Park 3 sampai Hotel Singhasari sehingga terjadi kepadatan," kata Indah.

Selain itu, penyebab kepadatan arus kendaraan karena adanya masyarakat lokal atau warga Batu sendiri yang berwisata.

"Sejak pukul 3 sore tadi sampai sekarang arus yang keluar dari Kota Batu  meningkat mengingat masyarakat yang sudah selesai berwisata kembali ke tempatnya masing-masing," ungkapnya. 

Meski begitu, Indah mengatakan tidak ada kepadatan arus kendaraan yang stagnan, artinya tetap bisa berjalan walau pelan. Pihaknya juga telah menerjunkan personel gabungan untuk mengatur arus lalu lintas. 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved