Berita Mojokerto

Harga Tiket hingga Parkir Wisata Padusan Pacet Dikeluhkan Pengunjung, Begini Respon Pemkab Mojokerto

Pemkab Mojokerto akhirnya angkat bicara terkait keluhan masyarakat yang viral di media sosial Facebook soal mahalnya harga tiket di Wisata Padusan Pac

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Mohammad Romadoni
Objek Wana Wisata Air Panas Padusan dipadati pengunjung saat libur lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Pemkab Mojokerto akhirnya angkat bicara terkait keluhan masyarakat yang viral di media sosial Facebook soal mahalnya harga tiket di Wisata Padusan Pacet saat lebaran Idul Fitri 1443 Hijriyah Tahun 2022.

Sebelumnya, postingan netizen melalui akun Facebook Muhammad Reno yang mengeluhkan mahalnya tiket masuk Wana Wisata Padusan Pacet.

'Piye lurr?? Biyen jarene wakil bupati sidak banyu panas. Kok tetep bayar di depan per orang 15rb, parkir mobil 20rb, belum tiket masuk?? Biyen sidak e gak menghasilkan berarti,' seperti yang dikutip dari postingan akun Facebook tersebut.

Bupati Mojokerto, Ikfina Fahmawati memberikan penjelasan melalui Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Mojokerto, Ardi Sepdianto.

Ardi mengatakan Wana Wisata Air Panas Padusan adalah wisata kerjasama Pemkab Mojokerto dengan pihak Perhutani yang dituangkan dalam Kesepakatan Bersama tentang Sinergitas Dalam pemanfaatan Hutan.

Baca juga: BREAKING NEWS - Belasan Anak Jatuh Akibat Seluncuran Kolam Renang Kenjeran Park Surabaya Ambrol

Baca juga: Pria Berbobot 275 Kg di Malang Alami Hal Tak Terduga saat Naik Lift, Butuh 12 Orang Lakukan Evakuasi

"Kesepakatan bersama ini bersifat Non Eksklusif sehingga adanya Kesepakatan Bersama ini tidak lantas membatasi atau melarang masing-masing pihak untuk melakukan kerjasama dengan pihak lain manapun. Sehingga di lokasi Wana Wisata tersebut pihak Perhutani tidak hanya bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Mojokerto saja," ungkapnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/5/2022).

Menurut Ardi, Pemerintah Kabupaten Mojokerto dalam pengelolaan Wana Wisata Air Panas Padusan yakni pengelolaan tiket masuk Wana Wisata, parkir masuk dan tiket masuk kolam air panas.

Ia menyebutkan harga tiket Wana Wisata Padusan Pacet di hari biasa pengunjung dikenakan Rp.12.500 dan saat weekend sebesar Rp.15.000 ditambah Rp.500 untuk asuransi. Sedangkan parkir sepeda motor 2.000 dan mobil 3.000.

Baca juga: VIDEO Remaja Berciuman di Pasar Montong Tuban saat Siang Bolong, Warga: Bolak-balik

"Sedangkan tiket masuk kolam panas sebesar Rp.10 ribu sehingga dengan demikian apabila seorang pengunjung masuk ke lokasi Kawasan Wana Wisata Air panas pacet hanya akan dikenakan biaya Rp.15.500 saat weekend dan Rp.13 ribu saat weekday," jelasnya.

"Dan apabila ingin mandi air panas baru ada tambahan tiket masuk Rp 10 ribu. Dan tentunya di dalam kawasan Wana Wisata tersebut banyak juga wahana-wahana lain yang dikelola oleh pihak-pihak lain yang bekerjasama juga dengan Perhutani dan kalau masuk juga dikenakan biaya tiket masuk," imbuh Ardi.

Menurut dia, Pemkab Mojokerto bukan merupakan satu-satunya pihak yang bekerjasama dengan Perhutani dalam pengelolaan kawasan Wana Wisata Air Panas Padusan.

Pemkab Mojokerto memperoleh pembagian dari pengelolaan Wana Wisata yakn sebesar 40 persen dan 60 persen untuk Perhutani.

Pihaknya akan berkoordinasi dengan Perhutani guna sebagai upaya menindaklanjuti usai viralnya keluhan pengunjung di media sosial tersebut.

"Perhutani yang merupakan BUMN bisa menggandeng siapa saja atau pihak lain dalam pengelolaan sumber daya hutan,  Pemkab dalam hal ini tidak bisa melarang Perhutani untuk menggandeng pihak lain dalam pengembangannya. Kerjasama antara Pemkab dengan Perhutani hanya pada tiket masuk dan tiket kolam air panas," pungkasnya. 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved