Berita Malang

Selama April 2022, PMK Kota Malang Evakuasi Puluhan Hewan Masuk ke Rumah Warga, Cuaca Jadi Sorotan

Cuaca yang tidak menentu serta ekosistem yang terdampak, berpengaruh kepada masuknya hewan-hewan liar ke permukiman warga Kota Malang.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kepala UPT Damkar Kota Malang, Teguh Budi Wibowo, Kamis (13/5/2021). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Cuaca yang tidak menentu serta ekosistem yang terdampak, berpengaruh kepada masuknya hewan-hewan liar ke permukiman warga Kota Malang.

Sepanjang bulan April 2022, tercatat UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang telah melakukan evakuasi hewan sebanyak 20 kali. Dari jumlah tersebut, evakuasi sarang tawon masih mendominasi.

"Dalam satu bulan, ada sembilan sarang tawon yang kami evakuasi. Kemudian, disusul dengan evakuasi ular sejumlah tujuh ekor. Sisanya, adalah kucing, tokek dan biawak," ujar  Kepala UPT PMK Kota Malang, Teguh Budi Wibowo kepada TribunJatim.com, Minggu (8/5/2022).

Dirinya menjelaskan, masuknya hewan-hewan tersebut ke rumah warga karena ekosistem alaminya terganggu.

"Selain itu, karena kondisi cuaca yang tidak menentu, dan terkadang proyek pembangunan dari masyarakat juga bisa menggangu keberlangsungan ekosistem hewan liar," tambahnya.

Baca juga: Pria Berbobot 275 Kg di Malang Alami Hal Tak Terduga saat Naik Lift, Butuh 12 Orang Lakukan Evakuasi

Baca juga: Madura Gempar, Diduga Oknum Direktur BUMD di Sumenep Berselingkuh dan Digerebek Warga

Dirinya menerangkan, untuk hewan-hewan liar yang dievakuasi tersebut, akan dibawa ke kantor UPT PMK Kota Malang. Apabila memang dirasa tidak memberikan ancaman di masa mendatang,  maka akan dilepas liarkan.

"Sementara untuk satwa-satwa buas, atau yang perlu dilakukan penangkaran akan kami bawa ke balai penangkaran hewan terkait. Sehingga, hewan tersebut bisa terawat, dan hidup sesuai dengan habitatnya tanpa menggangu kehidupan manusia," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, dirinya mengimbau kepada masyarakat. Untuk senantiasa memperhatikan lingkungan sekitar ketika akan membangun sesuatu. Apakah yang dilakukan itu, bisa berdampak kepada kehidupan hewan liar di lingkungan tersebut atau tidak

"Apabila ada hewan liar yang masuk ke rumah, penting sekali untuk tidak panik. Apabila memang dirasa mampu dan mengetahui metode evakuasinya, silahkan dilakukan secara hati-hati. Apabila takut, silahkan melapor ke kami. Petugas siap meluncur ke lokasi untuk melakukan evakuasi," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Kalteng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved