Berita Nganjuk

Waspada Hepatitis Akut, Dinkes Nganjuk Minta Puskesmas Aktif Deteksi Dini Munculnya Penyakit

Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nganjuk intensif mewaspadai adanya penyakit Hepatitis akut. Meskipun hingga sekarang ini di Kabupaten Nganjuk belum

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Ndaru Wijayanto
Shutterstock
Ilustrasi penyakit hepatitis akut pada anak. 

Waspada Hepatitis Akut, Dinkes Nganjuk Kirim Surat Ke Puskesmas Deteksi Dini Munculnya Penyakit Berbahaya

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Nganjuk intensif mewaspadai adanya penyakit hepatitis akut. Meskipun hingga sekarang ini di Kabupaten Nganjuk belum ditemukan adanya penderita hepatitis akut.

Plt Kepala Dinkes Kabupaten Nganjuk, dr Laksomono Pratignjo mengatakan, dalam rangka mewaspadai penyakit hepatitis akut tersebut pihaknya telah mengirim surat ke seluruh Puskesmas di Kabupaten Nganjuk.

Dimana pada intinya surat tersebut meminta Puskesmas aktif untuk mendeteksi penyakit hepatitis akut yang cukup berbahaya.

"Tentunya kami tidak ingin penyakit berbahaya itu menyebar di Kabupaten Nganjuk. Makanya kewaspadaan dan antisipasi telah kami lakukan sekarang ini," kata Laksomono Pratignjo, Senin (9/5/2022).

Dijelaskan Laksomono, penyakit hepatitis akut patut diwaspadai karena cukup berbahaya hingga menimbulkan kematian, yang umumnya diderita oleh orang usia 16 tahun ke bawah atau usia anak-anak.

Baca juga: Dua Pasar Hewan di Lamongan Ditutup Dampak Wabah PMK, Perumda PD Pasar Himbau Ini ke Masyarakat

Baca juga: Ditinggal Kakek ke Rumah Tetangga, Bocah di Tulungagung Tewas Tenggelam di Kolam Ikan Patin

Dimana penyakit tersebut seperti hepatitis pada umumnya yakni seseorang mengalami sakit mual dan muntah, kemudian berak, dan selanjutnya mengalami kuning.

"Untuk itu, apabila ada masyarakat yang mengalami gejala penyakit hepatitis akut tersebut dibawa ke layanan kesehatan terdekat atau langsung ke Rumah Sakit untuk segera mendapatkan perawatan," ucap Laksomono.

Oleh karena itu, ungkap Laksomono, pihaknya menghimbau masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup sehat lebih baik lagi.

Baca juga: Dua Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Konang Trenggalek, Satu Selamat dan Satu Belum Ditemukan

Yakni dengan berperilaku bersih dan sehat, tidak sembarangan mengkonsumsi makanan, selalu cuci tangan, memakai masker karena saat ini masih Pandemi Covid-19, dan sebagainya.

Tapi yang pasti, tambah Laksomono, penyakit hepatisi akut ini tidak ada kaitanya dengan Covid-19. Karena sampai sekarang belum ada penelitian tentang Hepatitis Akut tersebut merupakan mutasi perkembangan dari Covid-19.

"Makanya, kami imbau warga tetap tenang dan selalu waspada serta menjaga kesehatan mengantisipasi bersama-sama penyakit berbahaya itu," tutur Laksomono. 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved