Seluncuran Kenjera Park Ambrol

Akhirnya Terkuak Kondisi Korban Ambrolnya Seluncuran Kenjeran Park, Ayah Korban: Pasti Menangis

Abil Malik Syadili, merupakan ayah dari 3 anak yang menjadi korban runtuhnya papan seluncuran Wahana Kenpark Surabaya. Mereka adalah Siti Saadatul

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Febrianto Ramadani
Abil Malik Syadili, ayah dari 3 anak yang menjadi korban runtuhnya papan seluncuran Wahana Kenpark Surabaya. Yakni Siti Saadatul, Sabrina, dan Zain 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNJATIM.COM. SURABAYA - Abil Malik Syadili, merupakan ayah dari 3 anak yang menjadi korban runtuhnya papan seluncuran Wahana Kenpark Surabaya. Mereka adalah Siti Saadatul, Sabrina, dan Zain.

Syadili menuturkan, salah satu anaknya, Sabrina, dinyatakan cacat permanen pada bagian kedua kaki. Kabar terbaru ini ia dapat pada tadi pagi.

"Sampai sekarang saya belum memberitahu kondisi tersebut kepada anak saya karena belum siap mental. Kalau dikasih tahu pasti menangis. Belum lagi lingkungan mempengaruhinya,” katanya, saat ditemui di RSUD Dr Soetomo, Rabu (11/5/2022).

Dia mengaku sudah menyampaikan informasi tersebut kepada pengelola kenpark dan menyanggupi untuk bertanggung jawab.

Baca juga: Daftar 5 Orang Korban Ambrolnya Seluncuran Kolam Renang Kenjeran Park yang Sudah Boleh Pulang

"Selain Sabrina, Saadatul juga mengalami cacat namun kondisinya tidak parah, hanya patah kaki kiri,belum bisa digerakkan secara baik. Akan tetapi sudah ada pelatihan dasar," bebernya.

"Kedua anak saya itu kalau duduk menggunakan alat bantu sandaran yang harganya Rp 1.250.000. Alhamdulillah sudah dibantu oleh Kenpark,” imbuhnya.

Mengenai Zain, Syadili menambahkan, putranya sudah dipulangkan sejak kemarin sore. Zain mengalami tanganya patah serta mendapatkan rawat jalan.

"Zain saat kini bersama ibunya di rumah. Sebelumnya kami pernah dibesuk oleh kolega saya sampai teman teman ketiga anak kami dan guru maupun para dosen," pungkasnya.

Terpisah, Sekretaris Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surabaya, Ridwan Mubarun, menerangkan, saat ini tinggal 3 korban yang dirawat di RSUD Dr Soetomo.

"Yang lain sudah pulang semua, di RSUD Dr Soewandhi pulang semua. Yang RSUD Dr Soetomo dari 8 orang tinggal 3 orang," ungkapnya

"3 orang itu kondisinya belum pulih, sehingga perlu ada obsevasi lagi pasca tindakan," imbuh Mantan Camat Tambaksari tersebut.

Disinggung soal Kenpark, Ridwan menyebut, masih proses penyelidikan. Sehingga hasil akhirnya perlu ditunggu.

"Kemarin kami antar dari RSUD Dr Soetomo 4 orang korban," tandasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved