Berita Nganjuk

Bersihkan Mesin Produksi, Pekerja Pabrik Plastik di Nganjuk Bernasib Tragis, Polisi Ungkap Kronologi

Diduga terjatuh saat membersihkan mesin produksi salah satu perusahaan plastik di Nganjuk, M Zainal (34) salah satu pekerja pabrik warga Desa Sugihwar

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Ndaru Wijayanto
ISTIMEWA
Kasatreskrim Polres Nganjuk, AKP I Gusti Agung Ananta saat memberikan keterangan terkait kasus kecelakaan kerja yang menimpa salah satu pekerja pabrik plastik di Nganjuk hingga meninggal dunia. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Diduga terjatuh saat membersihkan mesin produksi salah satu perusahaan plastik di Nganjuk, M Zainal (34) salah satu pekerja pabrik warga Desa Sugihwaras Kecamatan Prambon Kabupaten Nganjuk meninggal dunia. Ini setelah tubuh korban mengalami sejumlah luka setelah terjatuh dari mesin yang dibersihkannya.

Kasa Reskrim Polres Nganjuk, AKP I Gusti Agung Ananta menjelaskan, pihaknya yang menerima laporan adanya kecelakaan kerja di pabrik pembuat plastik yang berlokasi di Desa Sambirejo Kecamatan Tanjunganom Kabupaten Nganjuk langsung bergerak ke lokasi. Di mana korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di bawah mesin.

"Saat ini kami belum bisa memberikan keterangan lebih rinci bagaimana kecelakaan kerja itu terjadi karena masih dilakukan penyelidikan dan pendalaman," kata I Gusti Agung Ananta didampingi Kasi Humas Polres Nganjuk, Kamis (19/5/2022) sore.

Dijelaskan I Gusti Agung Ananta, dari keterangan sejumlah saksi disebutkan kalau kecelakaan itu berawal saat korban bersama satu rekan kerjanya, MSM (19) membersihkan mesin Pet (mesin produksi) dari sampah-sampah (kawat dan karung) yang menyangkut dalam mesin.

Yakni bagian screw gesek dengan cara menghidupkan mesin guna memutar baling baling, dan saat dibersihkan mesin dalam keadaan mati.

Namun, menurut I Gusti Agung Ananta, ketika teman korban saat akan menyalakan mesin kembali untuk memutar baling baling, korban sudah tidak terlihat di posisi semula.

Kemudian teman korban mengira kalau korban yang tidak terlihat lagi di posisinya sedang ke kamar mandi, maka saksi melanjutkan pekerjaannya dengan menghidupkan dan mematikan kembali mesin tersebut untuk dibersihkan.

Sedangkan saksi lain, ungkap I Gusti Agung Ananta, MB (30) yang berada di sisi lain (sebelah barat mesin produksi) saat akan mengambil air minum yang berada di dekat mesin Pet, dikejutkan dengan tubuh korban dalam posisi duduk bersandar di dalam screw penghantar dalam keadaan lemas.

Melihat hal tersebut, para saksi lari keluar untuk melaporkan kejadian tersebut kepada Satpam dan selanjutnya oleh pihak perusahaan melaporkan ke pihak polisi

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved