Berita Kota Malang

RSSA Malang Sukses Lakukan Operasi Pemasangan Pen Patah Tulang Pria Berbobot 275 Kilogram

Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang sukses melakukan operasi pemasangan pen patah tulang pada pria berbobot 275 kilogram yang jatuh saat di lift.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
Ruang Galunggung RSSA Malang, yang merupakan kamar rawat inap bagi pasien obesitas yang mengalami patah tulang usai terjatuh bersama lift di dalam rumahnya, Rabu (11/5/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang sukses melakukan operasi pemasangan pen patah tulang kepada pasien Dwi Ariesta Wardhana (38), pria yang memiliki berat badan 275 kilogram.

Staf medis Bagian Orthopedi dan Traumatologi RSSA Malang, dr Agung Riyanto Budi Santoso, Sp OT (K) yang juga merupakan ketua tim operasi mengatakan, operasi tersebut dilaksanakan pada Selasa (17/5/2022).

"Operasi berlangsung mulai pukul 09.00 WIB hingga selesai pukul 15.00 WIB. Ada 12 tenaga medis yang kita kerahkan, dengan rincian tujuh dokter dan sisanya adalah perawat penunjang," ujarnya kepada TribunJatim.com, Kamis (19/5/2022).

Dirinya menjelaskan, ada beberapa kendala dalam pelaksanaan operasi. Kendala yang pertama, adalah terkait dengan meja operasi.

Karena memiliki berat dan lebar tubuh yang berlebih, maka pelaksanaan operasi pada pasien menggunakan meja ruangan.

"Kami siasati dengan meja ruangan yang memiliki ukuran besar. Jadi, pasien tersebut kita letakkan di meja ruangan. Karena kalau memakai meja operasi yang biasa digunakan, tidak dapat mengakomodir tubuh pasien," terangnya.

Lalu untuk kendala kedua dalam operasi, yaitu terkait penggunaan alat Portable C-arm X Ray. Alat tersebut digunakan agar dokter bisa melihat kondisi serta posisi tulang yang akan dioperasi.

"Karena yang kami gunakan bukanlah meja operasi, sehingga sinar x ray tidak dapat menembus tubuh pasien. Akhirnya, kami harus menggeser kakinya keluar dari meja untuk bisa disinari sinar x ray dari alat tersebut," jelasnya.

Setelah berlangsung selama 6 jam, operasi pun sukses dilaksanakan. Tim dokter berhasil melakukan pemasangan pen ke bagian patah tulang tertutup yang dialami oleh pasien.

Perlu diketahui, bagian tubuh pasien yang mengalami patah tulang tertutup adalah bagian engkel kaki kanan, lutut kanan, serta sendi pada bagian telapak kaki kanan.

"Setelah operasi, pasien kita masukkan ke ruang ICU untuk dilakukan observasi selama sehari penuh. Keesokan harinya, yaitu pada Rabu (18/5/2022), pasien sudah diizinkan kembali ke kamar rawat inap Ruang Galunggung RSSA Malang. Dan saat ini, kondisi pasien semakin membaik," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, akibat tali sling lift di rumahnya putus, pria di Kota Malang yang memiliki berat badan seberat 275 kilogram alami patah tulang.

Dari informasi yang didapat TribunJatim.com, kejadian itu terjadi di Perumahan Puri Kartika Asri, Kelurahan Arjowinangun, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang pada Sabtu (7/5/2022) sekitar pukul 09.00 WIB.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved