Berita Terpopuler

BERITA TERPOPULER JATIM: 3 Santri Korban Dugaan Tindak Asusila Trauma - Kasus PMK Meluas di Lamongan

3 Berita terpopuler Jatim hari Minggu (22/5/2022). 3 Santri korban dugaan tindak asusila trauma hingga kasus PMK meluas di Lamongan.

Tribun Jatim Network/Tony Hermawan
Sapi milik peternak asal Dusun Kalibendo Utara, Desa Kalibendo, Kecamatan Pasirian, Lumajang, mati setelah terinfeksi Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), Rabu (18/5/2022). 

TRIBUNJATIM.COM - Beragam berita menarik yang terjadi di wilayah Jawa Timur terangkum dalam berita terpopuler Jatim hari ini, Minggu (22/5/2022).

Pada berita terpopuler Jatim hari ini dibuka dengan trauma, tiga santri korban dugaan tindak asusila pengasuh ponpes di Kecamatan Kedungjajang, Lumajang, berinisial FN, mendapat pendampingan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lumajang.

Kapolres Lumajang, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengatakan, jika suasana hati para korban sudah tenang, pihaknya akan mulai mengumpulkan semua keterangan. Hal ini dilakukan sebab sering kali, kasus pencabulan minim alat bukti. Sehingga untuk mengusutnya, polisi harus bekerja secara hati-hati dan seksama.

Selanjutnya, wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) yang menyerang hewan ternak di Kabupaten Lamongan semakin tidak terkendali.

Dari sebelumnya ada di 2 kecamatan, berkembang di 5 kecamatan, bertambah lagi menjadi 8 kecamatan dan 11 kecamatan, kini meluas di 15 kecamatan.

Ingin tahu berita selengkapnya, berikut ini berita terpopuler Jatim hari ini selengkapnya, Minggu (22/5/2022) yang dirangkum TribunJatim.com untuk Anda:

1. 3 Santri Korban Dugaan Tindak Asusila Pengasuh Ponpes Lumajang Trauma, Terduga Pelaku Dirawat di RS

Ilustrasi - Trauma, tiga santri korban dugaan tindak asusila pengasuh ponpes di Kecamatan Kedungjajang, Lumajang, FN, mendapat pendampingan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lumajang, Jumat (20/5/2022).
Ilustrasi - Trauma, tiga santri korban dugaan tindak asusila pengasuh ponpes di Kecamatan Kedungjajang, Lumajang, FN, mendapat pendampingan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lumajang, Jumat (20/5/2022). (Steemit)

Trauma, tiga santri korban dugaan tindak asusila pengasuh ponpes di Kecamatan Kedungjajang, Lumajang, berinisial FN, mendapat pendampingan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Lumajang.

Kapolres Lumajang, AKBP Dewa Putu Eka Darmawan mengatakan, jika suasana hati para korban sudah tenang, pihaknya akan mulai mengumpulkan semua keterangan. Hal ini dilakukan sebab sering kali, kasus pencabulan minim alat bukti. Sehingga untuk mengusutnya, polisi harus bekerja secara hati-hati dan seksama.

"Korban sudah kami bawa ke pskiater. Selanjutnya kami akan gali apa yang sebenarnya terjadi setelah kejiwaan para korban sudah tenang," kata AKBP Dewa Putu Eka Darmawan, Jumat (20/5/2022).

Baca juga: Gadis di Bawah Umur Jadi Korban Pria Jombang, Perbuatan Asusila Terbongkar karena 1 Chat di Ponsel

Baca juga: Viral Video Terduga Pelaku Asusila di Madiun, Korban Kejar Sambil Merekam, Laporan ke Polisi Berbeda

Kabarnya, FN kini sedang berada di rumah sakit untuk menjalani pengobatan, karena menderita penyakit komplikasi.

"Kami obati dulu, sehingga nanti terduga bisa memberikan keterangan tanpa kesakitan," ujarnya.

AKBP Dewa Putu Eka Darmawan meminta selama proses hukum kasus ini bergulir, masyarakat diharapkan bisa menjaga kondusivitas. Masyarakat diminta untuk menghormati proses hukum yang sedang berjalan, karena dia berjanji kasus ini akan diusut secara tuntas.

Baca Selengkapnya

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved