Berita Jatim

Banjir Rob yang Hampir Terjadi di Seluruh Jawa Timur Disebabkan Full Flower Blood Moon, Apa Itu?

Banjir rob yang hampir terjadi di seluruh wilayah Jawa Timur disebabkan oleh Full Flower Blood Moon, apa itu? Begini penjelasan BMKG.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Dwi Prastika
TRIBUNJATIM.COM/M Sudarsono
Gelombang tinggi di laut Tuban, tepatnya di Desa Sugihwaras, Kecamatan Jenu, Senin (23/5/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi, fenomena banjir rob terjadi hampir di seluruh wilayah pesisir Jawa Timur

Bahkan, luapan pasang air laut tersebut akan terjadi hingga 25 Mei 2022 mendatang.

Kepala BMKG Kelas 3 Tuban, Zem Irianto Padama mengatakan, banjir rob kali ini terjadi karena fenomena Full Flower Blood Moon.

Di mana posisi Matahari, Bumi dan Bulan berada pada satu garis sejajar dan ada di jarak terdekat dengan Bumi.

Hal ini menyebabkan gravitasi Bulan lebih kuat, dan memicu tarikan air pasang lebih tinggi yang menyebabkan rob. 

"Awalnya banjir rob diprediksi akan terjadi hingga 20 Mei, tetapi fenomena ini akan berlangsung hingga 25 Mei 2022," ujarnya kepada wartawan menyikapi banjir rob yang terjadi di Tuban, Senin (23/5/2022). 

Ia menjelaskan, pada 14 hingga 20 Mei 2022 kemarin, pihaknya sudah mengeluarkan peringatan akan terjadi banjir rob, dan ternyata masih berlangsung hingga kini. 

Saat ini tinggi ombak di pesisir pantai Jawa Timur akan mencapai 1,25 meter hingga 2,5 meter. 

Adapun untuk perairan Tuban dan Lamongan ketinggian bisa mencapai 2,5 meter.

"Para nelayan agar berhati-hati saat melaut, tetap waspada dan terus memperhatikan informasi dari BMKG," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Tuban

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved