Liga Italia

Kunci Kesuksesan AC Milan Raih Scudetto, Tampung Pemain Buangan Madrid, Biarkan Magis Pioli Bekerja

Di balik performa mentereng AC Milan, ada peran pemain buangan Real Madrid. Oleh karena itu, AC Milan patut berterima kasih kepada Real Madrid.

Editor: Taufiqur Rohman
Tiziana Fabi/AFP
Gelandang AC Milan asal Spanyol Brahim Diaz (kiri) merayakan dengan bek AC Milan Prancis Theo Hernandez setelah membuka skor selama pertandingan sepak bola Serie A Italia antara AC Milan dan Unione Venezia pada 22 September 2021 di stadion San Siro di Milan. 

TRIBUNJATIM.COM - Di balik performa mentereng AC Milan dua musim belakangan, ada peran pemain buangan Real Madrid.

Oleh karena itu, AC Milan patut berterima kasih kepada Real Madrid.

Ya, Real Madrid tersohor karena statusnya sebagai tim besar nan kaya raya di La Liga Spanyol.

Los Blancos juga tak henti-hentinya selalu mendatangkan pemain bintang dengan harga mahal di tiap musimnya.

Dari Toni Kroos, Karim Benzema, Cristiano Ronaldo, Vinicius Junior, sampai yang terakhir Eden Hazard.

Namun hal tersebut berimbas pada tersisihnya deretan pemain akademi dan pemain muda mereka.

Baca juga: Jawaban Tegas Erik ten Hag soal Nasib Harry Maguire di Manchester United

Sedikitnya menit bermain dan tak mendapatkan kepercayaan lebih dari pelatih, membuat para pemain muda Los Blancos memilih untuk hengkang ke tim yang lebih menghargai bakat mereka.

Dan benar saja, deretan pemain tersebut mampu berkembang dan menunjukkan performa apik bersama klub barunya.

Bahkan, penampilan mereka dapat dikatan lebih mentereng dari pada pembelian Real Madrid yang menghabiskan dana jutaan dollar.

Adalah AC Milan tim yang paling diuntungkan dari ceroboh-nya Los Blancos membuang bakat-bakat mereka.

Baik status pinjaman ataupun pemain yang dibeli dengan harga murah, mampu Rossoneri poles menjadi sosok tak tergantikan di klub dan memberi kontribusi yang luar biasa.

Ya, Theo Hernandez dan Brahim Diaz adalah dua pemain buangan Real Madrid yang sukses AC milan sulap menjadi maestro di masing-masing posisi-nya.

Baca juga: Ini Perkiraan Jadwal Kick Off Liga 1 2022: Pakai Format Home Away, Bisa Dihadiri Penonton

Nama yang disebutkan pertama pernah memperkuat Real Madrid di musim 2018/2019, namun ia terlalu tersisih dari skuat Real Madrid lantaran usianya yang dianggap terlalu muda (21).

Ia hanya bermain sebanyak 8 kali bersama Los Blancos, perannya sebagai bek kiri kalah saing melawan Marcelo yang saat itu sedang bagus-bagusnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved