Berita Probolinggo

Tegas Melarang Konvoi Kelulusan Siswa di Probolinggo, Polisi Tak Segan Mengganjar dengan Tilang

Tegas melarang konvoi kelulusan siswa di Probolinggo, polisi tidak akan segan mengganjar dengan tilang. Ada juga pembinaan dan edukasi.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Danendra Kusuma
Personel Satlantas Polres Probolinggo Kota mengimbau siswa untuk tidak menggelar konvoi kelulusan, dengan turun langsung ke sejumlah sekolah, Kamis (2/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Pengumuman kelulusan siswa SMK di Probolinggo akan dilakukan pada Jumat (3/6/2022) besok

Biasanya, banyak siswa yang merayakan kelulusannya dengan konvoi di jalanan

Namun kegiatan konvoi tersebut tak jarang dapat memicu munculnya aksi tawuran. 

Selain itu, kebanyakan para siswa melanggar aturan lalu lintas, seperti tidak mengenakan helm dan memasang knalpot brong. Belum lagi risiko kecelakaan akibat ugal-ugalan saat berkendara. 

Oleh sebab itu, polisi dengan tegas melarang siswa untuk menggelar konvoi. Tak terkecuali Polres Probolinggo Kota. 

Kasatlantas Polres Probolinggo Kota, AKP Roni Faslah mengatakan, pihaknya telah melaksanakan tindakan preemtif dan preventif dengan turun langsung ke sejumlah sekolah.

Upaya preemtif dilakukan lewat penyuluhan. Sedangkan preventif dengan melaksanakan patroli pencegahan di lokasi sekolahan. 

Titik lain, di antaranya Gladak Serang, Taman Maramis, dan Jalan Suroyo. 

Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan lembaga sekolah untuk mengingatkan para siswa agar tidak melakukan konvoi. 

Bila siswa tetap bandel melakukan konvoi, pihaknya tak segan akan mengganjar tilang. 

"Kami melarang siswa menggelar konvoi kelulusan. Kami tetap akan melakukan tindakan penilangan terhadap siswa yang melanggar aturan lalu lintas saat konvoi," katanya kepada Tribun Jatim Network, Kamis (2/6/2022). 

Tak hanya menilang, lanjut AKP Roni Faslah, personel Satlantas juga memberikan pembinaan dan edukasi ke para siswa yang konvoi. 

Hal tersebut dilakukan agar budaya tertib berlalu lintas terpupuk.

"Sebaiknya, para siswa melakukan hal yang lebih positif atau menyiapkan diri ke jenjang pendidikan selanjutnya. Tindakan penilangan dan edukasi merupakan upaya mencegah generasi bangsa dari kecelakaan yang fatal akibat konvoi," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Probolinggo

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved