Berita Malang

Kasus Pembunuhan di Kota Malang Terungkap, Korban Kondisi Mabuk Dihanyutkan ke Sungai, Ini Motifnya

Masih ingatkah dengan kejadian penemuan jenazah di aliran Sungai Bango, yang terletak di dekat Jalan Teluk Bayur Kelurahan Pandanwangi Kecamatan Blimb

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto didampingi Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febrianto Prayoga saat menunjukkan tersangka pembunuhan berikut barang bukti dalam kegiatan press rilis yang digelar di halaman depan Mapolresta Malang Kota, Selasa (7/6/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Masih ingatkah dengan kejadian penemuan jenazah di aliran Sungai Bango, yang terletak di dekat Jalan Teluk Bayur Kelurahan Pandanwangi Kecamatan Blimbing Kota Malang pada Kamis (10/2/2022).

Diketahui, jenazah tersebut teridentifikasi bernama Hari Setiawan (30), warga Kecamatan Pakis Kabupaten Malang.

Dari hasil penyelidikan intensif yang dilakukan Polsek Blimbing bersama Satreskrim Polresta Malang Kota, akhirnya terungkap bahwa jenazah tersebut merupakan korban pembunuhan.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan secara detail ungkap kasus pembunuhan tersebut.

"Pada awalnya, anggota Polsek Blimbing menemukan seorang jenazah yang hanyut di aliran Sungai Bango pada 10 Februari 2022. Setelah dilakukan penyelidikan, ditemukan ada kecurigaan bahwa itu bukanlah kasus bunuh diri, namun mengarah ke dugaan kasus pembunuhan," ujarnya dalam press rilis yang disampaikan di halaman depan Mapolresta Malang Kota, Selasa (7/6/2022).

Baca juga: Heboh Temuan Mayat Bayi Laki-laki di Tepi Sungai di Malang, Posisi Tengkurap, Kondisi Memilukan

Dari penyelidikan yang dilakukan selama 4 bulan, polisi berhasil menangkap dan mengamankan tersangka pembunuhan.

"Tersangka ditangkap pada Sabtu (4/6/2022). Dan dari tersangka, berhasil ditemukan barang bukti dan alat bukti lainnya," jelasnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Malang Kota, AKP Bayu Febrianto Prayoga mengungkapkan bahwa tersangka berhasil ditangkap, setelah pihaknya melakukan penyelidikan dan bertanya kepada para saksi.

"Jadi, kami mencari dan menggali keterangan dari keluarga korban. Dari situ diketahui, bahwa korban memiliki teman dalam hal jual beli HP dan pakaian,"

"Setelah didalami, ternyata ia memiliki motor milik korban yaitu Yamaha Mio nopol N-5563-BB. Dan setelah kami mintai keterangan, ia mengaku telah membunuh korban," bebernya.

Diketahui, tersangka pembunuhan tersebut berinisial MDH (44), warga Purwakarta, Jawa Barat. Dan sehari-harinya, ia berdomisili di wilayah Kelurahan Arjosari Kecamatan Blimbing.

Baca juga: Bermodal Tongkat, Maling di Probolinggo Pura-pura Jadi Pemburu Cicak, Gasak Uang dan CCTV Warga

Bayu menerangkan, tersangka menghabisi nyawa korban dengan cara dibawa ke pinggir Sungai Bango lalu dihanyutkan.

"Pada Rabu (9/2/2022), korban tidak sadarkan diri karena kondisi mabuk minuman keras. Lalu oleh tersangka, korban dibonceng naik sepeda motor. Kemudian, pada Kamis (10/2/2022) dini hari sekitar pukul 02.00 WIB, korban dibawa ke pinggiran sungai lalu dihanyutkan," terangnya.

Dari hasil penyelidikan, terungkap motif tersangka nekat menghabisi nyawa korbannya tersebut.

"Untuk motifnya, dikarenakan sakit hati dan cemburu pada korban serta ingin memiliki sepeda motor milik  korban. Jadi, tersangka ini diduga memiliki penyimpangan seksual (suka sesama jenis). Namun untuk hal itu, masih kami dalami," ungkapnya.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka terancam meringkuk di dalam penjara dalam waktu yang cukup lama.

"Tersangka dikenakan Pasal 338 KUHP. Dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara," tandasnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved