Berita Nganjuk

Polres Nganjuk Ungkap Puluhan Kasus saat Operasi Pekat Semeru 2022, Miras Ilegal Mendominasi

Puluhan kasus target operasi (TO) dan kasus non target operasi berhasil diungkap jajaran Polres Nganjuk dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Seme

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Achmad Amru Muiz
Sejumlah barang bukti miras dan narkoba serta puluhan tersangka yang diamankan dalam Operasi Pekat Semeru 2022 Polres Nganjuk. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Puluhan kasus target operasi (TO) dan kasus non target operasi berhasil diungkap jajaran Polres Nganjuk dalam Operasi Penyakit Masyarakat (Pekat) Semeru 2022.

Di mana dari sebanyak 85 kasus yang dapat diungkap, sebanyak 12 di antaranya kasus target operasi dan sebanyak 73 kasus non target operasi.

yang digelar selama 12 hari mulai tanggal 23 Mei hingga 3 Juni 2022 tersebut

Kasatreskrim Polres Nganjuk, AKP I Gusti Agung Ananta Pratawa mendampingi Kapolres Nganjuk, AKBP Boy Jeckson Situmorang menjelaskan sejumlah kasus yang diungkap selama opeasi pekat semeru yang digealr sejak 23 Mei hingga 3 Juni 2022 itu.

Di mana diungkap 85 kasus terdiri dari judi sebanyak 9 kasus dengan tersangka 16 orang, kasus prostitusi sebanyak 3 kasus dengan 3 tersangka, kasus miras sebanyak 55 kasus dengan 55 tersangka, dan kasus narkoba sebanyak 18 kasus dengan 20 tersangka.

"Jika dilihat dari trend perkara bisa disimpulkan bahwa kasus terbanyak adalah kasus peredaran minuman keras tanpa izin," kata I Gusti Agung Ananta Pratama, Selasa (7/6/2022).

Dikatakan I Gusti Agung Ananta Pratama, dalam Operasi Pekat Semeru 2022 jajaran Polres Nganjuk melakukan razia penjualan minuman keras di berbagai lokasi di Kabupaten Nganjuk. Hal itu sekaligus untuk mengurangi angka kejahatan yang berawal dari miras.

"Hasil dari razia miras memang cukup besar dengan mengamankan barang bukti arak jowo mencapai sekitar 687 liter," ucap I Gusti Agung Ananta Pratama.

Disamping itu, tambah I Gusti Agung Ananta Pratama, dalam operasi pekat juga diamankan barang bukti pil koplo mencapai 6.984 butir pil jenis double L, dan sebagainya.

"Barnag bukti lain yang juga diamankan dalam operasi pekat yakni peralatan perjudian dan sebagainya," ucap I Gusti Agung Ananta Pratama.

Melihat cukup tingginya angka kasus pekat di wilayah hukum Polres Nganjuk, tambah I Gusti Agung Ananta, jajaran Polres Nganjuk senantiasa akan melanjutkan operasi pekat tersebut meski program Operasi Pekat Semeru 2022 telah selesai. Langkah tersebut dilakukan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat Kabupaten Nganjuk.

"Makanya, kami akan tetap meningkatkan upaya-upaya pemberantasan kejahatan dan pelanggaran untuk menjamin keamanan dan kenyamanan warga Kabupaten Nganjuk," tutur I Gusti Agung Ananta Pratama.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved