Berita Probolinggo

Lima Pelaku Penganiayaan dan Perusakan Rumah Akibat Isu Santet di Probolinggo Diringkus Polisi

Lima pelaku penganiayaan dan perusakan rumah akibat termakan isu santet di Probolinggo diringkus polisi, semua tetangga korban sendiri.

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Danendra Kusuma
Polisi meringkus lima pelaku lain yang turut melakukan penganiayaan dan perusakan rumah milik M (66) warga Desa Alas Tengah, Paiton, Kabupaten Probolinggo, akibat isu santet, Kamis (9/6/2022). 

J merupakan salah satu tersangka yang berupaya mengumpulkan massa untuk menggeruduk rumah M. Karena M diisukan memiliki ilmu santet.

Massa pun terprovokasi. Sesampainya di lokasi, massa melakukan penganiayaan terhadap korban. Tak hanya itu, massa juga melempari dengan batu dan membakar rumah M.

Isu santet bermula ketika salah satu warga setempat menderita sakit dengan kondisi perut buncit selama sebulan.

Isu bohong yang dihembuskan, bila penyakit yang diderita warga tersebut akibat kiriman santet. Yang diisukan memiliki ilmu santet adalah M.

Padahal, setelah diperiksakan ke rumah sakit di wilayah Paiton, warga itu didiagnosis terserang TBC dan liver.

Isu itu berhembus dilatarbelakangi masalah pribadi. Entah masalah apa. Sebab, J tak mengaku dirinya punya masalah pribadi dengan M.

J dijerat Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman selama-lamanya 5 tahun 6 bulan penjara.

Selain itu, dalam kasus ini, polisi mengamankan barang bukti antara lain, puluhan batu sungai yang digunakan untuk melempari rumah M, satu jeriken, satu unit TV dengan kondisi layar pecah, dan satu botol air mineral berisi BBM.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Probolinggo

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved