Berita Kota Batu

Pengundian Kios Pedagang Pasar Induk Among Tani Kota Batu Akan Dilakukan Saat Proyek Sudah 90 Persen

Pengundian kios pedagang Pasar Induk Among Tani Kota Batu akan dilakukan sebelum berakhirnya masa jabatan pimpinan kepala daerah saat ini.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Benni Indo
Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan, pengundian kios pedagang Pasar Induk Among Tani akan dilakukan ketika proyek revitalisasi pasar memasuki tahap 90 persen, Selasa (14/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Benni Indo

TRIBUNJATIM.COM, KOTA BATU - Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso mengatakan, pengundian kios pedagang Pasar Induk Among Tani akan dilakukan Pemkot Batu, ketika proyek revitalisasi pasar memasuki tahap 90 persen.

Saat ini pengerjaan konstruksi telah mencapai 14 persen setelah pengerjaan berjalan selama empat bulan sejak 9 Februari 2022 lalu. Pengerjaan konstruksi 90 persen diperkirakan tercapai pada Oktober 2022 mendatang.

"Baru ketika sudah 90 persen, akan dilakukan pengundian pedagang. Dilakukan sebelum berakhirnya masa jabatan pimpinan kepala daerah saat ini," kata Punjul Santoso saat ditemui di Balai Kota Among Tani, Selasa (14/6/2022).

Sebagaimana diketahui, masa jabatan kepala daerah Kota Batu berakhir pada 27 Desember 2022.

Punjul Santoso mengatakan, persiapan tahapan pengundian harus direncanakan sebaik mungkin. Ia mengaku tidak ingin ada rencana mentah. Pasalnya, tahapan pengundian paling riskan.

"Kami berharap seluruh pedagang bisa diakomodir," imbuh dia.

Proyek senilai Rp 151 miliar yang bersumber dari APBN dikerjakan PT Sasmito asal Surabaya. Pasar Besar Batu dibangun setinggi tiga lantai yang mengarah pada konsep bangunan gedung hijau (BGH).

Bangunan seluas 3,36 hektare ini dibangun di lahan seluas 4,5 hektare. Jumlah pedagang yang ditampung sebanyak 3.306 pedagang. Rinciannya sebanyak 1.097 pedagang berasal dari PKL pagi dan sebanyak 2.209 merupakan pedagang Pasar Besar Batu unit 1 hingga unit 5. Bangunan tersebut dirancang dengan luas los masing-masing 2x2 meter dan tiap kios seluas 3x3 meter.

"Pengundian ini agar pedagang bisa segera mendapatkan tempat. Kami tak ingin jika nantinya pedagang enggan menempati. Seperti kejadian di Pasar Dinoyo," ungkap Punjul.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved