Berita Kabupaten Mojokerto

Lihat Motor Tak Bertuan di Semak-semak, Kernet Truk di Mojokerto Malah Cium Aroma Tak Sedap

Lihat motor tak bertuan di semak-semak, kernet truk di Mojokerto mendekat dan malah cium aroma tak sedap, langsung lapor perangkat desa.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Sesosok jasad pria ditemukan di saluran air kedalaman sekitar dua meter di kawasan hutan jati Dusun/Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Rabu (15/6/2022). Di samping jasad korban, ada sepeda motor Honda Supra S 3298 PO. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Sesosok jasad pria ditemukan di saluran air kedalaman sekitar dua meter di kawasan hutan jati Dusun/Desa Jembul, Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto, Rabu (15/6/2022).

Di samping jasad korban, ada sepeda motor Honda Supra S 3298 PO.

Diketahui, identitas korban adalah Hariono (35), warga Desa Tampungrejo, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto.

Korban meninggal sekitar lima hari lalu diduga akibat kecelakaan pada Sabtu (11/6/2022) kemarin.

Kepala Desa Jembul, Marsudi mengatakan, sebelum kejadian, korban sempat mengunjungi rumah istrinya yang berjarak sekitar 1,4 kilometer dari lokasi kejadian perkara.

"Dari informasi warga, korban ini ketemu sama keluarganya Sabtu kemarin," jelasnya di lokasi, Rabu (15/6/2022).

Menurut dia, kondisi jalanan berupa tikungan di lokasi kejadian memang dikenal sebagai tikungan rawan kecelakaan.

"Korban ini kerja bangunan, sepertinya saat akan kerja melalui tikungan ini apalagi di sini sering terjadi kecelakaan," ungkapnya.

Kapolsek Jatirejo, AKP Sukoco menjelaskan, jasad korban ditemukan dalam kondisi sudah membusuk oleh seorang kernet truk yang melihat sepeda motor tak bertuan di semak-semak parit.

Saksi menghampiri motor dan mencium aroma tidak sedap, saat itulah saksi melihat ada jasad di samping motor tersebut.

"Saksi melihat motor korban, yang dilihat ada jasad, dan melaporkan ke perangkat desa setempat," terangnya.

Hasil identifikasi Tim Inafis Polres Mojokerto, korban sudah meninggal sekitar lima hari lalu.

Penyebab korban meninggal diduga akibat kecelakaan, yakni motor mengalami rem blong saat di turunan hutan perbatasan Desa Jembul dan Desa Manting, sehingga terjerembap ke dalam parit dengan kedalaman kurang lebih dua meter dari tepi jalan.

"Di lokasi ini sering kejadian kecelakaan, kondisi jalan turunan curam," ucap AKP Sukoco.

Setelah proses identifikasi, jasad korban dievakuasi ke dalam mobil ambulans PMI menuju rumah duka.

"Jasad dievakuasi dari dalam parit ke rumah duka untuk dimakamkan," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Mojokerto

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved