Berita Nganjuk

Dinkes Nganjuk Gelar Supervisi Fasilitatif untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Kesehatan

Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk gelar kegiatan supervisi fasilitatif (Sufas) di Polindes Nglundo dan Sumengko.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Ndaru Wijayanto
ISTIMEWA/ TribunJatim.com
Kegiatan supervisi fasilitatis oleh Dinkes Nganjuk di salah satu polindes di Kabupaten Nganjuk. 

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Dinas Kesehatan Kabupaten Nganjuk gelar kegiatan supervisi fasilitatif (Sufas) di Polindes Nglundo dan Sumengko.

Hal itu dilakukan dalam rangka pembinaan pada jejaring Puskesmas tentang masalah administrasi dan pelaporan Polindes atau Pustu (puskesmas pembantu) sebagai upaya peningkatan kualitas layanan kesehatan.

Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat Dinkes Kabupaten Nganjuk, Windarti menjelaskan, kegiatan lapangan Sufas tersebut bertujuan untuk melihat fasilitas, sarana prasarana, pencatatan pelaporan dan kompetensi petugas di polindes.

"Seperti yang kami lakukan peninjauan Sufas di Polindes Nglungo dan Sumengko tersebut," kata Windarti, Kamis (16/6/2022).

Di dua Polindes tersebut, dikatakan Windarti, dilakukan dan dibuat daftar tilik yang digunakan dalam pelaksanaan supervisi fasilitatif.

Yakni meliputi aspek non klinis yang terdiri dari struktur fisik ruang yaitu luas kamar, kebersihan, pencahayaan, ventilasi, listrik dan tempat cuci tangan.

Sedangkan aspek logistik, menurut Windarti, terdiri dari perlengkapan dalam ruang, peralatan, bahan dan obat. Aspek klinis terdiri dari prosedur klinis pelayanan, dan aspek manajemen program KIA terdiri dari pencatatan pelaporan, pelatihan dan penyuluhan.

"Dari supervisi yang dilakukan ini di dua Polindes tersebut sebagian besar telah terpenuhi, dan beberapa belum terpenuhi. Kedepannya, dari hasil supervisi yang belum terpenuhi akan dilakukan perbaikan dan dikoordinasikan dengan pihak-pihak terkait," ucap Windarti.

Sementara Plt Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi sebelumnya mengatakan, pelayanan kesehatan kepada masyarakat di Kabupaten Nganjuk harus terus ditingkatkan. Dimana pelayanan kesehatan yang maksimal harus dilakukan hingga di setiap Polindes atau Puskesmas Pembantu (Pustu).

"Tentunya dengan memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat dengan baik dan cepat maka kesehatan masyarakat bisa terjaga dengan baik pula dan terhindar dari risiko sakit," tutur Marhaen Djumadi. 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved