Berita Trenggalek

Siswa Sedikit, Puluhan SD di Trenggalek Akan Digabung, Buat Jumlah Pengajar Berlebih?

Jumlah siswa sedikit, puluhan SD di Trenggalek akan digabung atau regrouping, bakal membuat jumlah pengajar berlebih?

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Sri Wahyunik
Ilustrasi - Memiliki jumlah siswa yang sedikit, 80 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Trenggalek akan di-regrouping atau digabung, Kamis (16/6/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Memiliki jumlah siswa yang sedikit, 80 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Trenggalek akan di-regrouping atau digabung.

Dilakukannya penggabungan sekolah diharapkan bisa memaksimalkan proses belajar mengajar.

Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Trenggalek, Totok Rudijanto menjelaskan, sekolah yang akan digabung adalah yang memiliki jumlah pelajar kurang dari 60 siswa.

"Regrouping ini akan segera diterapkan lewat peraturan bupati," kata Totok Rudijanto, Kamis (16/6/2022).

Disdikpora, kata Totok Rudijanto, masih menata ulang soal rencana penggabungan lembaga pendidikan itu.

Ia mengatakan, penggabungan sekolah akan diterapkan dengan memperhitungkan beberapa hal. Satu di antaranya soal faktor kedekatan lembaga pendidikan.

"Tentu ada pengecualian. Apabila ada satu sekolah ditutup atau digabung kemudian membuat siswa di sana tidak bersekolah, itu akan kami pertahankan," sambungnya.

Totok menjelaskan, penggabungan sekolah akan dimulai dari lembaga tingkat SD.

Di Kabupaten Trenggalek, jumlah SD sekitar 437 lembaga, termasuk sekolah negeri dan swasta.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved