Berita Kota Malang

Wali Kota Malang Sutiaji Minta Masjid-masjid Tak Batasi Penerimaan Hewan Kurban Saat Idul Adha

Wali Kota Malang Sutiaji meminta masjid-masjid tidak membatasi penerimaan hewan kurban saat Idul Adha. Pihaknya akan melakukan pengecekan rutin.

Penulis: Rifki Edgar | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Rifki Edgar
Rapat Koordinasi Penyembelihan Hewan Kurban yang digelar di Balai Kota Malang, Senin (20/6/2022). Wali Kota Malang, Sutiaji mengimbau seluruh masjid di Kota Malang tidak membatasi penerimaan hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha nanti. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Rifki Edgar

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Seluruh masjid di Kota Malang diimbau tidak membatasi penerimaan hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha nanti.

Hal itu disampaikan Wali Kota Malang, Sutiaji saat menggelar rapat koordinasi dengan takmir masjid, Dewan Masjid Indonesia (DMI), Kementerian Agama, Nahdatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah di Balai Kota Malang, Senin (20/6/2022).

"Diimbau bahwa tidak ada masjid yang membatasi penerimaan hewan kurban. Kami akan jelaskan pada masyarakat bahwa daging sapi seandainya terkena PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) tidak bermasalah pada masyarakat," ucap Sutiaji.

Dia mengatakan, sesuai dengan fatwa MUI, sudah dijelaskan syarat hewan kurban yang diperbolehkan untuk disembelih saat Idul Adha nanti.

Untuk itu, dalam mengantisipasi wabah PMK ini, pihaknya akan melakukan pengecekan rutin ke sejumlah masjid-masjid.

Tim ini yang nantinya akan mengecek kondisi hewan ternak sebelum disembelih.

"Misalkan hewan kurban ini dititipkan menjadi satu, ini yang rawan. Makannya dicek secara manual, agar tidak terjadi penularan," terangnya.

Hasil dari rakor tersebut, sejumlah pihak yang hadir bersepakat, bahwa hewan kurban yang akan datang ke Kota Malang harus benar-benar sehat.

Oleh sebab itu, mitigasi dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran PMK kepada hewan ternak di Kota Malang.

Seperti membentuk pos pantau di daerah perbatasan yang akan menuju dan keluar Kota Malang.

Hingga 20 Juni 2022, total sudah ada 296 hewan ternak di Kota Malang yang terkonfirmasi PMK.

Satu sapi mati, 64 menjalani perawatan dan sisanya sembuh.

"PMK ini tidak punya korelasi penyakit pada manusia. Hasil rakor adalah menjalankan mitigasi untuk hewan-hewan yang masuk dari luar ke daerah untuk memastikan hewan ini sehat," ujarnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved