Berita Mojokerto

Sempat Meneror Warga, Ular Sanca Kembang di Mojokerto Akhirnya Dilepasliarkan, Sempat Beredar Mitos

Seekor ular sanca kembang pernah meneror warga Mojokerto. Kini ular tersebut kembali dilepasliarkan

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Januar
TribunJatim.com/ M Romadoni
Petugas Damkar mengevakuasi ular Sanca Kembang untuk dilepasliarkan di hutan jati Jatirejo, Mojokerto, Rabu (22/6/2022) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, M Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Seekor ular sanca kembang berukuran empat meter akhirnya dilepasliarkan di hutan jati, Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Sebelumnya, warga bersama Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) BPBD mengevakuasi ular Sanca Kembang atau disebut juga ular batik di Dusun Gempal, Desa Wunut, Kecamatan Mojoanyar, Mojokerto.

Komandan Regu Damkar BPBD Kabupaten Mojokerto, Sukamto menjelaskan Resque ular Sanca Kembang ini dilakukan untuk mengantisipasi konflik antara hewan Reptilia dengan manusia.

Sebab, masyarakat mulai cemas seakan diteror dengan kemunculan ular Sanca Kembang berbobot kurang lebih di atas 50 kilogram tersebut sering terlihat di persawahan dan Tempat Pemakaman Umum (TPU) desa setempat.

Warga juga khawatir ular Sanca Kembang itu membahayakan anak-anak kecil di desa mereka.

Baca juga: Seusai Ambil Uang di ATM, Mahasiswi Malang Kaget Lihat Ular Hijau di Motornya

"Warga resah karena ular Sanca Kembang berukuran besar ini sering muncul di sawah dan makam desa setempat sehingga kita Resque ke tempat yang jauh dari permukiman masyarakat," ungkapnya kepada Tribun Jatim Network, Rabu (22/6/2022).

Dia mengatakan warga yang masih mempercayai mitos terkait adanya 'Hewan Jadi-jadian' ketakutan lantaran ular besar itu muncul secara misterius. Apalagi, ular Sanca Kembang ini seringkali muncul di area makam desa setempat.

Setelah berhasil ditangkap warga untuk sementara ular Sanca Kembang ini ditempatkan dalam kandang ayam di Balai Desa selama empat hari sebelum dilepaskan ke habitatnya.

"Kita evakuasi dan bersama relawan untuk melepaskan liarkan ular Sanca Kembang ini di hutan jati selatan antara Jatirejo- Gondang, dengan pertimbangan kondisi geografis menyerupai habitatnya dan letaknya jauh dari permukiman," ucap Sukamto.

Menurut dia, warga tak perlu panik jika mendapati ular berukuran besar di desanya. Dia menyarankan agar masyarakat menghubungi petugas Damkar BPBD untuk menghindari konflik antara hewan dan manusia.

"Kita berupaya tidak terjadi konflik ular Sanca Kembang dengan manusia lebih baik di Resque jangan sampai membunuh hewan," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved