Berita Pasuruan

Didesain Situasi Pandemi, KPU Kabupaten Pasuruan Usulkan Anggaran Rp 81,7 Miliar untuk Pilkada 2024

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pasuruan mengusulkan anggaran Rp 81,7 Miliar untuk pelaksaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/GALIH LINTARTIKA
Ketua KPU Kabupaten Pasuruan Zainul Faizin. KPU Usulkan Anggaran Rp 81,7 Miliar Untuk Pilkada Pasuruan 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pasuruan mengusulkan anggaran Rp 81,7 Miliar untuk pelaksaan Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2024.

Ketua KPU Kabupaten Pasuruan Zainul Faizin mengatakan, anggaran yang diusulkan ini memang lebih besar dibandingkan pilkada tahun 2019.

Disampaikannya, ada beberapa alasan yang membuat anggaran ini lebih bengkak dibandingkan sebelumnya. Di antaranya kenaikan honor petugas pemilu.

"Honor KPPS, PPS, dan PPK itu naik. Kenaikannya cukup signifikan. Jika ditotal, 53 persen total anggaran yang diajukan itu untuk pembayaran honor petugas," katanya.

Selain itu, kata Ketua KPU Kabupaten Pasuruan, ada juga anggaran rutin seperti operasional yang bertambah dibandingkan lima tahun lalu.

Baca juga: KPU Jatim Anggaran Pilgub 2024 Mencapai Rp 845 Milliar: Turun dari Estimasi Awal

Termasuk, kata dia, Pilkada ini didesain situasi pandemi sehingga akan ada penambahan TPS yang tidak sama dengan dulu.

Jika di Pilkada 2019, jumlah TPS hanya 2.380. Sedangkan di tahun ini ada penambahan menjadi 3.096 TPS di seluruh Pasuruan.

"Asumsinya, per TPS hanya menampung 500 pemilih. Sebelumnya, 1 TPS menampung 800 lebih pemilih, tentu penambahan ini juga menambah biaya," jelasnya.

Disampaikannya, selain itu, ada juga biaya untuk pengadaan alat pengukur suhu badan, APD, handsanitizer, masker, sarung tangan dan sebagainya.

Baca juga: KPU Kota Blitar Usulkan Dana Anggaran Rp 22 Miliar untuk Pelaksanaan Pilkada 2024

"Jadi biaya lebih tinggi. Selain itu, ada juga pengadaan untuk kotak suara yang sudah rusak dan pengadaan logistik lainnya," paparnya.

Ia mengaku sudah menyampaikan kebutuhan anggaran untuk Pilkada ini ke Pemkab Pasuruan dan teman-teman DPRD Kabupaten Pasuruan.

"Harapannya bisa disetujui. Dan jika disetujui, bisa cair dua termin, pertama tahun 2023 40 persen dan termin kedua tahun 2024 60 persen," tutupnya. 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved