Berita Surabaya

DLH Beli Empat Truk Compactor Baru, Tambah Kapasitas Pengangkutan Sampah di Surabaya

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) membeli empat truk compactor baru untuk menambah kapasitas pengangkutan sampah di Surabaya.

Istimewa/TribunJatim.com
Untuk peremajaan dan mengakomodasi produksi sampah yang saat ini terus mengalami peningkatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya menambah jumlah armada pengangkut sampah di Kota Pahlawan, Senin (27/6/2022). Ada empat unit kendaraan yang dibeli. Yakni, dua truk compactor dengan ukuran 10 meter kubik dan dua unit untuk ukuran 6 meter kubik.  

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Untuk peremajaan dan mengakomodasi produksi sampah yang saat ini terus mengalami peningkatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya menambah jumlah armada pengangkut sampah di Kota Pahlawan.

Ada empat unit kendaraan yang dibeli. Yakni, dua truk compactor dengan ukuran 10 meter kubik dan dua unit untuk ukuran 6 meter kubik. 

"Total pengadaan, empat kendaraan pengangkut sampah," Kepala DLH Kota Surabaya, Agus Hebi Djuniantoro, Senin (27/6/2022). 

Melalui penambahan unit pengangkut tersebut, diharapkan bisa menampung jumlah sampah warga. Dalam satu hari, DLH Kota Surabaya biasanya mengangkut 1,5 ton sampah menuju tempat pembuangan akhir (TPA). 

Tak hanya sampah rumah tangga, kendaraan ini juga akan digunakan untuk mengangkut sampah lainnya. Di antaranya, mengangkut sampah hasil kerja bakti atau keperluan pengangkutan di rumah kompos. Karena biasanya juga menghasilkan sampah dalam jumlah besar.

“Artinya, tidak hanya digunakan untuk mengangkut sampah yang ada di TPS,” kata dia.

Selain itu, truk baru ini juga memiliki keunggulan dibandingkan tipe yang lama. Di antaranya, truk bisa meminimalisir bau sampah saat diangkut di jalanan. 

Sebab dengan teknologi memadatkan sampah, air dari sampah tidak akan lagi menetes saat pengangkutan.

"Kami terus berupaya untuk mengatasi aroma atau bau tak sedap yang dihasilkan dari sampah saat pengangkutan menuju ke TPA," kata Agus Hebi Djuniantoro

Tak berhenti di sini, DLH Kota Surabaya telah menyiapkan anggaran untuk menambah pengadaan truk compactor atau kendaraan pengangkut sampah di Kota Pahlawan. Nantinya, semua truk pengangkut sampah akan diganti oleh truk compactor.

DLH juga melakukan peremajaan terhadap alat pengangkut sampah lainnya. Pihaknya akan mengganti truk amrol lama dengan truk compactor yang dinilai lebih modern untuk mengatasi bau, karena bentuk kendaraan yang tertutup.

Meski demikian, DLH juga masih menggunakan kendaraan pengangkut sampah lama atau truk amrol. Terdapat 23 unit truk amrol dengan ukuran 14 meter kubikm dan 16 unit truk dengan ukuran 8 meter kubik.

“Ini masih kami operasikan, tetapi kami sedang melakukan peremajaan terhadap alat pengangkutan sampah. Sebab, pengadaan truk compactor sudah lama, akibat pandemi Covid-19 kami membelinya secara bertahap dan baru bisa menambah lagi di tahun ini,” ujar dia.

Sebagai informasi, total kendaraan pengangkut sampah yang dimiliki oleh Pemkot Surabaya sejumlah 92 truk. Dengan rincian, 23 unit truk amrol berukuran 14 meter kubik dan 16 unit berukuran 8 meter kubik. Sisanya adalah truk compactor, yakni 49 unit berukuran 10 meter kubik, dan 4 unit ukuran 6 meter kubik.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Surabaya

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved