Berita Pasuruan

Kronologi 10 Atlet Wushu Kota Pasuruan Didiskualifikasi dari Porprov, Ketua Kontingen: Memalukan

Nama besar kontingen Kota Pasuruan tercoreng dalam ajang Porprov Jatim VII tahun 2022 ini menyusul 10 atlet wushu Kota Pasuruan didiskualifikasi

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
ILUSTRASI atlet wushu. Nama besar kontingen Kota Pasuruan tercoreng usai 10 atlet wushu Kota Pasuruan didiskualifikasi dari dalam ajang Porprov Jatim. Mereka terbukti curang karena datanya tidak sama dengan yang didaftarkan. 

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN – Nama besar kontingen Kota Pasuruan tercoreng dalam ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur VII tahun 2022 ini.

Penyebabnya, setelah cabang olahraga (cabor) yakni Wushu yang dikirimkan dan diproyeksikan mendulang medali terpergok curang oleh panitia Porprov Jatim.

Alhasil, 10 atlet wushu Kota Pasuruan didiskualifikasi dari perlombaan. Mereka gagal bertanding dan kehilangan kesempatan meraih prestasi.

Kecurangan yang dilakukan cabor wushu ini terbongkar setelah 10 atlet yang diturunkan ini datanya tidak sama dengan yang didaftarkan.

Saat technical meeting, panitia menemukan kecurigaan karena dalam proses verifikasi database atlet yang dimiliki tim technical delegate dengan atletnya tidak sama.

Mulai dari identitas diri, foto hingga fisik atlet. Dan ternyata ada salah satu atlet wushu asal Kota Pasuruan yang datanya tidak sesuai.

Baca juga: Nilai Juri Tak Sportif, Cabor Drum Band Sampang Protes ke Panitia Porprov Jatim: Harusnya Dapat Emas

Sejak saat itu, tim technical delegate memberikan catatan. Dan akhirnya mengecek semua atlet, ternyata ditemukan sembilan atlet lainnya yang datanya tidak sama.

Ketua Kontingen Kota Pasuruan Abdullah Junaidi mengaku sangat menyesalkan hal itu. Disebutkannya, cabor wushu seharusnya paling tahu siapa saja atlet yang dikirimkan. 

"Bagaimana mungkin atlet yang dikirim ternyata orang yang berbeda dengan data yang diberikan ke panitia. Apalagi ini sudah menjadi kontingen," katanya.

Menurutnya, konsekuensinya membawa nama daerah dan otomatis kasua ini mencederai sikap fair play dalam dunia olah raga.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved