Penangkapan DPO Pencabulan Jombang

Keberadaan Anak Kiai Jombang 5 Jam Dicari, Terkuak Sosok Asli Pria Berpeci, Polisi Sentil Kemenag

Sampai sekarang keberadaan anak Kiai Jombang setelah berjam-jam dicari belum ditemukan, hingga akhirnya terkuak sosok yang tipu polisi.

Penulis: Ignatia | Editor: Arie Noer Rachmawati
TribunJatim.com
Potret viral pria berpeci yang disebut-sebut sebagai anak kiai Jombang yang tengah dicari. Keberadaannya setelah berjam-jam dicari polisi masih terus misterius. 

Namun MSAT tetap mangkir dalam setiap tahapan agenda pemeriksaan.

Baca juga: UPDATE Penangkapan Anak Kiai Jombang DPO Pencabulan, Sempat Terjadi Bentrok, Polisi Geledah Pondok

Polisi bahkan gagal menemui MSAT saat akan dilakukan penyidikan yang bertempat di lingkungan lembaga pendidikan tempat tinggalnya.

Seperti seakan tidak lagi terdengar, kurun waktu dua tahun.

Kasus tersebut kembali mencuat pada akhir 2021.

Baca juga: Sosok Mas Bechi DPO Pencabulan MSAT, Anak Kiai Jombang Ngaku Punya Ilmu Metafakta, Ini Ciri-cirinya

Sementara itu, terkait kasus ini yang sekarang menjadi atensi publik, diminta agar pihak Kementerian Agama (Kemenag) memberikan kebijakan.

Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Komjen Agus Andrianto menyoroti kasus anak kiai Jombang, MSAT jadi tersangka kasus pencabulan.

Dia menyayangkan adanya seorang anak kiai salah satu pesantren di Kecamatan Ploso, Jombang bisa melakukan hal tersebut.

Di mana korbannya adalah para santriwati.

Upaya persuasif Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat saat menemui ayahanda MSAT di sela operasi penangkapan oleh anggota Polda Jatim di Pondok Pesantren, Jalan Raya Ploso Jombang, Kamis (7/7/2022).
Upaya persuasif Kapolres Jombang AKBP Moh Nurhidayat saat menemui ayahanda MSAT di sela operasi penangkapan oleh anggota Polda Jatim di Pondok Pesantren, Jalan Raya Ploso Jombang, Kamis (7/7/2022). (Tangkapan layar video)

"Saya rasa kita semua khususnya warga Jatim kan tidak mentolerir apa yang dilakukan oleh pelaku kepada santriwati-santriwati yang menjadi korbannya," jelas Agus kepada wartawan, Kamis (7/7/2022).

Merespon hal tersebut, Agus berharap pihak Kementerian Agama (Kemenag) bisa memberikan sanksi terhadap pondok pesantren (ponpes) terkait.

Selanjutnya, dia juga berharap agar masyarakat bisa ikut mendukung untuk menuntaskan masalah tersebut.

Caranya dengan orangtua murid memindahkan anaknya ke ponpes lain yang lebih aman.

Berita seputar Penangkapan DPO Pencabulan Jombang lainnya

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved