Penangkapan DPO Pencabulan Jombang

BREAKING NEWS: MENYERAH, Mas Bechi Anak Kiai di Jombang DPO Kasus Pencabulan Dikeler ke Polda Jatim 

Mas Bechi anak Kiai di Jombang DPO kasus pencabulan santriwati akhirnya menyerah dan dikeler ke Polda Jatim setelah melalui drama puluhan jam.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Mujib Anwar
Facebook
Moch Subchi Al Tsani alias Mas Bechi anak Kiai di Jombang DPO kasus pencabulan santriwati akhirnya menyerah dan dikeler ke Polda Jatim setelah melalui drama hingga puluhan jam. 

TRIBUNJATIM.COM, JOMBANG - Moch Subchi Al Tsani alias MSAT alias Mas Bechi (42), anak Kiai di Jombang yang DPO tersangka kasus pencabulan santriwati akhirnya menyerahkan diri ke polisi.

Mas Bechi tak bisa bersembunyi lagi setelah polisi gabungan  mengepung Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, Ploso, Jombang, Jawa Timur selama lebih dari 15 jam, berhasil melakukan penjemputan paksa.

Moch Subchi Al Tsani menyerahkan diri kepada polisi Kamis (7/7/20229 menjelang tengah malam, sekitar pukul 23.30 WIB.

Setelah itu, dengan pengawalan ketat, tersangka MSAT yang jadi DPO kasus pencabulan itu langsung dibawa alias dikeler ke Markas Polda Jawa Timur di Surabaya.

Baca juga: Viral Video Diduga Santri Putri Nangis Lihat Polisi Geledah Ponpes Tempat Anak Kiai Sembunyi: Banyak

Kapolda Jatim, Irjen Pol Nico Afinta menjelaskan upaya jemput paksa yang dilakukan Polisi sejak pukul 08.00 tetap mengedepankan komunikasi dengan pihak orang tua yang bersangkutan.

"Dan akhirnya pada hari ini yang bersangkutan (Tersangka MSAT) menyerahkan diri kepada kami untuk ditahap dua kan," jelasnya di Ponpes Shiddiqiyyah, Ploso Jombang, Jumat (8/7/2022) dini hari.

Nico mengatakan tersangka MSAT menyerahkan diri sekitar pukul 23.00 WIB. Tersangka MSAT selama ini berada di sekitar kawasan Ponpes Shiddiqiyyah.

"Baru tadi setengah jam yang lalu dan sejak pagi saya mengikuti berkomunikasi dengan pihak keluarga yang bersangkutan supaya proses ini berjalan dengan baik," jelasnya.

Polisi mengamankan tersangka MSAT seorang diri ke Polda Jatim. Namun pihak Kepolisian memberikan kesempatan bagi keluarga untuk bertemu dengan tersangka.

"MSAT dibawa ke Polda Jawa Timur nanti tim bersama yang bersangkutan dalam perjalanan ke Polda, kami tidak membawa Ibu Nyai dan Pak Kiai tapi yang bersangkutan kami perkenankan untuk dapat melihat anaknya," terangnya.

Baca juga: Drama 12 Jam Pengepungan Ponpes di Jombang Tempat Sembunyi DPO Pencabulan Mas Bechi, Bakal Lanjut?

Menurut dia, hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu dan semua warga Negara harus taat hukum. Sebab, untuk menentukan orang bersalah atau tidak tentu di dalam persidangan.

Sehingga Polda Jatim dan Polres Jombang melakukan upaya jemput paksa terhadap tersangka MSAT ini.

"Kedepan kami akan koordinasi dengan Kejaksaan untuk menyerahkan tersangka supaya diproses lebih lanjut ke pengadilan, karena untuk menentukan apakah seseorang salah atau tidak adalah melalui proses pengadilan. Proses ini berjalan karena adanya korban yang wajib Polri memberikan pelayanan dan perlindungan kepada siapa saja yang menjadi korban," ujar Nico Afinta.

Baca juga: Sosok Mas Bechi DPO Pencabulan MSAT, Anak Kiai Jombang Ngaku Punya Ilmu Metafakta, Ini Ciri-cirinya

Seperti yang diberitakan, ratusan polisi melakukan penangkapan paksa terhadap Moch Subchi Al Tsani alias MSAT (42) DPO kasus pencabulan santri di Pondok Pesantren Shiddiqiyyah, Desa Losari, Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang, Kamis (7/7/2022) pukul 08.30 WIB.

Petugas gabungan dari Polda Jatim dan Polres Jombang tampak bersiaga di kawasan Ponpes.

Sempat terjadi bentrok saat petugas hendak memasuki lokasi lantaran di halangi sejumlah massa pendukung MSAT.

Baca juga: KRONOLOGI Kasus Pencabulan Anak Kiai Jombang, MSAT Jadi Tersangka 3 Tahun Lalu, Polisi Terbitkan DPO

Polisi terpaksa mengamankan 320 orang simpatisan dan 20 di antaranya adalah anak-anak ke Polres Jombang.

Mereka berasal dari luar kota seperti Malang, Banyuwangi, Semarang, Yogyakarta bahkan ada yang luar jawa yaitu dari Lampung.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved